Featured Posts

Wara-wiri: Xochimilco, Mexico City Edisi wara-wiri kali ini kita akan jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi di Mexico. Namanya Xochimilco. Xochimilco adalah sebuah kanal yang dibangun pada zaman suku Aztec ratusan tahun yang lalu. Pada...

Read more

Wara-wiri: Piramida Teotihuacan, Mexico Blog ini sudah jarang di update ya... :hehe: Untuk ke depan, mungkin lebih baik jika ditambah seri jalan-jalan. Jadi kalau ada waktu dan kesempatan, wara-wiri selama ini dan wara-wiri sebelum-sebelumnya...

Read more

Main game: Assassins Creed Revelations Bisa dibilang game Assassins Creed Revelations ini adalah game saya yang paling favorit. Selain game ini, ada game lain yang ber-genre mirip, yaitu Overlord II yang juga favorit saya. Awal saya main...

Read more

Sedikit tentang kebiasaan Jalan Kaki Saya terbiasa dengan jalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi sejak meninggalkan bangku kuliah, aktifitas ini sudah sangat jarang dilakukan. Terutama sejak bekerja, karena ada beberapa hal...

Read more

Browsing terenkripsi & terkompresi dengan SSH dan squid... Di berbagai kantor/perusahaan, sudah menjadi kebijakan perusahaan untuk memblokir akses internet pada alamat-alamat website yang tidak sesuai dengan kebijakan kantor. Ini memang sudah lazim dan tentunya...

Read more

  • Prev
  • Next

Muslimah, Antara Siap Dan Ingin Menikah

196

Category : Tentang Pernikahan

oleh : Ayyesha-yahya

sumber http://www.manajemenqalbu.com

Pernikahan Idham dan Rani berlangsung lancar. Kawan-kawan kuliah keduanya banyak yang datang, walaupun resepsi itu dilakukan jauh dari kota dimana mereka berdua menuntut ilmu. Di sudut ruangan, tampak sekelompok akhwat sedang menikmati hidangan. Mereka sedang menggoda Rifa, sahabat Rani, kapan Rifa akan segera menyusul Rani. Ditanya begitu, Rifa hanya tersenyum, dan menjawab, “Jika saatnya tiba.”

Namun tak lama setelah kejadian itu, timbul perasaan-perasaan ingin mengitu jejak Rani di hati Rifa. Meski Rifa sendiri masih galau, apakah dirinya benar-benar sudah siap atau hanya ingin menikah????

Sahabat Muslimah…Banyak akhwat yang mengalami peristiwa yang dialami Rifa dalam ilustrasi diatas. Beberapa diantaranya rata-rata masih tercatat sebagai mahasiswi. Memang, menikah dini di kalangan mahasiswa akhir-akhir ini seolah menjadi trend yang sedang berkembang.

Sahabat Muslimah…Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seorang akhwat ingin segera mengakhiri masa lajangnya, antara lain:

1. Karena faktor usia

Banyak akhwat yang merasa gelisah karena usia yang sudah cukup untuk menikah, namun belum juga ditunjukkan siapa pendampingnya.

2. Melihat teman yang sudah menikah

Adakalanya, jika teman kita sudah menikah, mereka bercerita kepada kita, betapa indah dan menyenangkannya hidup berumah tangga, sehinga membuat kita ingin segera merasakannya.

3. Dipanas-panasi

Tak dipungkiri, di sebagian kalangan akhwat, salah satu topik favorit yang sering dibicarakan adalah seputar ikhwan dan nikah. Lambat laun, karena seringnya membicarakan hal itu, membuat hati sebagian akhwat kebat-kebit.

Apalagi jika sudah ditambah bumbu-bumbu tertentu. Itulah sebabnya mengapa kita dilarang untuk membicarakan hal-hal yang tidak perlu, karena bisa saja membuat hati kita kotor.

Sebagian lagi beralasan, mereka ingin segera menikah untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan alasan yang salah sebenarnya. Tapi acapkali, karena terburu-buru ingin menikah, banyak hal yang lupa dipersiapkan.

Sahabat muslimah… Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan ketika kita memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Antara lain:

1. Kesiapan Pemikiran yang mencakup:
a. Kematangan Visi Keislaman
Hal ini dimaksudkan, agar pasangan suami istri mempunyai frame yang sama mengenai Islam sebagai dasar rumah tangga, agar rumah tangga benar-benar bernilai ibadah, tidak hanya sebagai pemuas kebutuhan biologis saja. Dengan ajaran Islam sebagai landasan rumah tangga, diharapkan, rumah tangga tersebut dapat menjadi rumah tangga yang sakinah mawaddah warrohmah.

b. Memiliki kematangan visi kepribadian
Disamping beragama secara kultural, banyak juga orang yang landasan keislamannya di bangun oleh emosi. Namun karena tidak dilandasi oleh pengetahuan Islam yang kuat, kadang membuat sebagian orang cepat futur, bosan dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi dalam rumah tangga, bisa menjadi sebab timbulnya kegagalan seseorang dalam berumah tangga.

2. Kesiapan Psikologis

Kematangan psikologis yang dimaksud adalah kematangan atau kesiapan tertentu secara psikis, untuk mengahadapi berbagai tantangan yang akan dihadapi selama hidup berumah tangga. Seringkali karena secara psikologis kondisi seseorang belum siap, membuat pasangan suami istri tidak siap dengan berbagai kondisi pasca nikah.

3. Kematangan Fisik

Ada beberapa hal yang menjadi persyaratan mutlak dalam sebuah perkawinan menurut Islam, yang berkaitan dengan fisik. Antara lain :

a. Seorang laki-laki atau wanita yang kan menikah harus yakin bahwa alat-alat reproduksinya berfungsi dengan baik

Karena salah satu sebab perceraian yang diperbolehkan dalam Islam adalah karena alat reproduksi pasangannya tidak berfungsi dengan baik.

b. Usia

Kita juga harus menyadari, bahwa secara fisik, kita benar-benar sudah siap menikah. Itulah kenapa sebabnya seorang wanita dianjurkan untuk tidak menikah dalam usia yang masih dini. Banyak kasus yang terjadi, dimana anak-anak yang baru keluar dari sekolah dasar (usia sekitar 12-13 tahun) langsung dinikahkan. Di Barat, ada survey yang membuktikan, bahwa orang-orang yang melakukan hubungan seksual terlalu muda, pada umumnya di atas usia tiga puluh tahunan akan mengalami hambatan-hambatan fisik.

Meskipun sekali lagi, tidak ada kriteria tertentu kapan seseorang menjadi matang secara fisik. Ada kasus-kasus tertentu, seperti halnya orang-orang tua zaman dulu, banyak yang tetap sehat dan memiliki keluarga besar, meskipun menikah dalam usia yang masih sangat muda.

c. Kesehatan

Sebelum menikah, usahakan mengetahui kondisi fisik dan kesehatan calon pasangan kita. Kalau bisa, ketahui juga kesehatan keluarga calon pasangan kita itu, karena biasanya ada penyakit tertentu yang merupakan penyakit keturunan.

4. Kesiapan Finansial

Perkawinan juga merupakan kerja ekonomi, tidak hanya cukup dengan cinta. Bukan berarti seorang muslimah harus materialistis. Namun hal ekonomi /finansial kadang menjadi pemicu konflik dalam rumah tangga. Meskipun ada beberapa pasangan yang merasa cukup hanya dengan bekal cinta saja, akan lebih baik jika kita mempersiapkan finansial sejak jauh-jauh hari.

Sahabat muslimah… Menikah adalah sebuah Mitsaqan Ghalizhan, perjanjian yang sangat berat. Banyak konsekuensi yang harus dijalani suami istri dalam berumah tangga. Jangan pernah mengambil keputusan untuk menikah hanya karena ‘ingin’, sementara banyak faktor yang belum kita persiapkan. Jika sejak awal kita sudah mempersiapkan mahligai rumah tangga yang akan kita bina, niscaya kebahagiaan dunia dan akhirat akan kita rasakan. InsyaAllah. Maka, apakah sahabat sudah ingin menikah, atau benar-benar siap dengan pernikahan ???

Comments (196)

kita tlah berusaha namun jodoh tak datang jua, mungkin bukan kita yang tidak siap namun Tuhan belum mengijinkan kita untuk menikah. menunggu, diperlukan suatu kesabaran, mencari kesempurnaan tak ada yang sempurna, hanya milik Allah saja.

yah jodoh memang ngga bisa di tunggu harus di jemput so apa salahnya kalo akhwat yg berta’aruf duluan

syukon

:smile: Assalammualaikum, boleh kenalan saya eni dikalbar senang jumpa dengan sesiapa saja

Salam kenal ukh Eni, saya juga pernah tugas di Pontianak sekitar 7 bulan di tahun 2004-2005 lalu.

Senang rasanya bisa jalan2 ke Kalbar (dan seluruh kota di Kalimantan). Kota yg indah, dengan hutan yang luas. :)

Met berkunjung ya, mudah2an mendapatkan manfaat dari tulisan2 disini. :)

:???: memang jodoh adalah adalah sesutu yg gaib yg hanya Allah saja yang tau kpn akan dipertemukan dg kita

@Ike,
Jodoh memang sudah dipersiapkan, kita tidak mengetahui sedikitpun tentangnya. Kita hanya perlu ikhtiar, berdoa agar diberikan yang terbaik… :)

ass….
gmana caranya sholat istikharah?saya lg bingung nih menentukan pilihan,tolong doanya…
makasih

@siti hajar,
Sholat istikharah hampir sama dengan sholat biasa atau sholat malam, hanya saja niatnya yang berbeda… Sholat istikharah lebih baik dilakukan 1/3 malam terakhir, juga bisa digandeng dengan sholat malam (Qiyamullail).

Niat dan tata cara sholatnya bisa dibaca di buku-buku pedoman sholat, disana lebih lengkap… :)

Mudah2an siti bisa menentukan pilihan yang terbaik, dan semoga Allah memberikan bimbingan dalam menentukan pilihannya… :)

Jodoh.. kapan kita bertemu ?? :dream:

@Icut,
Semoga cepat dipertemukan dengan belahan jiwanya… Jangan berhenti berusaha dan terus berdoa y… Semoga diberikan kemudahan… :)

Dimanakah engkau belahan jiwa…? Yang akan senantiasa saling menguatkan dan mengokohkan di jalan perjuangan dan dakwah ini ..? :flower:

Assalamu’alaikum……..
bertahan dalam syariat!!!!!!!!!
karena terkadang yang menyebabkan seorang pejuang mengalami kekalahan adalah karena ketidakberaniannya melangkahkan kaki, padahal ia berada dalam keberanian:smile::wink:

Give me your advice:???:
aku gadis yg akan segera menikah.
aku bahagia dengan pernikahan ku ini tapi
kenapa muncul keraguan & ketakutan di hati ku….?
gimana caranya agar aku dapat meyakinkan hatiku utk tetap melaksanakan pernikahan….?
aku binguuuuuuuuuuuuuuung :???:

@Ina,
Sebelum menikah kita perlu memantapkan hati, sebelum menikah kita juga selalu berdoa kepada Allah untuk diberikan yang terbaik. Terus berdoa untuk meminta yang terbaik dan sholat istikharah untuk meminta kepada-Nya jika memang takdir jodoh sudah ditentukan yakinlah bahwa itu sudah menjadi jalan yang diberikan-Nya. Keraguan dan ketakuan akan hilang jika kita percaya bahwa jalan yang diberikannya adalah jalan terbaik untuk kita. Semoga Ina diberikan kemantapan hati dalam melangkah ke pernikahan… :)

:???: Assalammualaikum…
aku dari pontianak, yang mau bertanya pada sobat2 yang mau menanggapi. karena aku bingung sekali nih!.. aku udah punya calon,tapi aku masih ragu apakah nantinya dia yang akan menjadi imam buat aku.apalagi sekarang dia masih kuliah dan perjalanan kami masih panjang banget.sedangkan aku udah kerja. aku ragu aja apa aku bisa menunggu dia?.. sedangkan aku mau istikharah rasanya belum siap. gimana dong ?.. plis kasih solusi ya?… thanks
wassalam

@Pebruari,
Alaykummussalam, Selayaknya adalah suami yang memberikan nafkah untuk istri dan keluarganya. Istri wajib mendukung dan membantu suami dalam mencari nafkah untuk keluarga. Jadi jika suami memang masih kuliah tetapi ia mau dan dapat berusaha mencari rizki yang halal untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya kira dapat dibolehkan untuk menikah. Istri tidak wajib mencari nafkah, namun jika istri ingin membantu mencari nafkah harus dengan izin dari suami.
Istikharah meminta petunjuk agar diberikan jalan yang terbaik memang perlu diteruskan jika masih belum dapat menentukan pilihan, sampai mendapatkan pilihan.

Jika memang merasa belum siap tidak apa-apa, jangan sampai menikah karena terpaksa y… :) Menikahlah dengan ikhlas karena Allah.

sesungguhnya saya sudah sangat siap lahir dan bathin, akan tetapi calon suami alias pacar belum ingin menikah dikarenakan masih ada saudara laki laki yang lebih tua darinya dan belum menikah. orang tua sang calon suami pun sangat menginginkan sang kakak saja yang duluan menikah sedangkan sang kakak sendiri tidak pernah menunjukkan gejala bahwa dia akan segera menikah. akh ikbal…. saya sudah sangat berputus asa, satu sisi saya sudah dilamar orang lain, tapi saya takut mengambil keputusan (orang tsb udah mapan, muslim, dan baik hati) tapi saya takut salah melangkah karena aku sangat mencintai sang calon suami.
mohon beri petunjuknya.

ass…
akhi… apakah alasan orang tua belum mempunyai dana bisa menghambat keinginan untuk menikah?? tetapi orang tua telah setuju?

@Viena,
Masalahnya agak sulit ya… Menurut pendapat saya, jika calon suami sudah siap, dia harus bisa melobi orang tua dan keluarganya. Karena masalahnya ada di pihak calon suami. Sebisa mungkin dan coba berusaha agar calon suami melobi alias menegosiasikan dengan orang tua dan kalau bisa dengan kakaknya yang belum menikah untuk ikut mendukung rencana pernikahannya. Karena jika tidak mendapatkan dukungan kakak, orang tua cendrung akan melarang untuk menikah. Setelah mendapatkan dukungan, kemudian perlu melobi orang tua.

Perkara adik tidak boleh melangkahi kakak umumnya karena adat istiadat. Namun ini bisa diatasi jika berusaha dengan cara baik-baik untuk melobi/bernegosiasi/pendekatan yang baik dengan pihak keluarga terutama dengan kakak dan orang tua. Semoga dengan pendekatan yang baik bisa memudahkan rencana untuk menikah.

Tentang ada calon lain yang mengajukan lamaran, menurut saya keputusan terbaik ada di Viena sendiri. Coba renungkan dan Istikharah untuk meminta jalan terbaik oleh Allah. :) Satu hal yang perlu diingat, apapun yang menjadi keputusan nantinya kita berharap semoga itu menjadi jalan terbaik untuk dijalani. :) Kalau saya selalu meyakini bahwa segala sesuatunya adalah yang terbaik diberikan-Nya.

@Aang,
Alaykummussalam wr wb.
Jika memang sudah siap untuk menikah dan sudah memenuhi persyaratannya, sebenarnya tidak perlu menunda pernikahan. Dana untuk menikah sebenarnya tidak boleh menjadikan alasan untuk menunda pernikahan.
Menikah dapat diadakan dengan dana yang sekemampuan saja. Jangan sampai melampaui kemampuan, karena ini hanya akan memberatkan diri sendiri. Menikah saja dengan kemampuan yang ada dan yang mampu diadakan. Bahkan di zaman Rasulullah S.A.W, ada sahabat yang menikah dengan mas kawin sebuah cincin besi saja. Untuk perayaan tidak perlu megah dan meriah. Karena akan mubazir jika terlalu mewah. Inti dari resepsi adalah untuk memberitahukan kepada keluarga dan tetangga bahwa pasangan ini telah menikah.

Untuk Viena dan Aang, Mungkin bahasan saya kurang bagus atau sulit dipahami, saya referensikan buku M. Faudzil Adhim untuk dibaca. Coba baca buku beliau “Saatnya Untuk Menikah” atau “Kupinang Engkau dengan Hamdalah”. :)

ass wr wb
tolong bantu saya donk.
saya bingung neh, pengn menikah dengan pacar saya.akan tetapi kami tidak berani untuk melangkah tahun ini.dikarenakan kakak saya yang cewek ada yang belum menikah.sedangkan dia sudah dilangklahi kakak saya yang cewek juga 2orang.akankah saya langklahi lagi?saya tidak tega bagaimana perasaan dia?sedangkan dia untuk saat ini juga belum punya pacar.saya takut kalo pacaran lama-lama malah bikin dosa.

assalamualikum…..
saya afifah dikal-bar
semoga allah menjaga q-ta dalam segala hal,terutama memeberikan yang terbaik dalam hal jodoh,terkadang sya bingung bersabar membuat tidak sabaran, atau menyegerakan malah tergesa-gesa,mohon jawabannya,karena ana bingung jika baca buku,mungkin bisa bantu saya untuk jawabannya

@yulia,
Jika memang sudah siap menikah sebisa mungkin jangan ditunda karena jika terlalu lama di takutkan akan terjerumus ke dalam kemaksiatan, jika memang belum siap agama kita menganjurkan untuk menjaganya dengan berpuasa. Halangan untuk menikah ada di keluarga dalam hal ini kakak, coba bicarakan dengan keluarga. Jika memang sang kakak sudah cukup umur dan sudah mempunyai keinginan untuk menikah tatapi belum mendapatkan calon yang sesuai, sebisa mungkin orang tua dan keluarga membantu mencarikan calon yang sesuai dengannya, yang baik agamanya. Diantara kakak dan adik ini, sebisa mungkin dahulukan yang lebih mendesak, saya yakin bermusyawawarah dengan keluarga akan mendapatkan jalan terabik. :)

@afifah,
Antara menyegerakan dengan tergesa-gesa atau tidak sabaran ada sedikit perbedaan. Saya pernah membaca di buku M Faudzil Adhim ada bab tentang “Antara menyegerakan dan tergesa-gesa”. Silahkan baca buku yang saya sampaikan diatas. Saya merasa ustadz lebih baik dalam menjelaskan masalah ini.

:smile: :smile::smile:Akhi wa Akhwat fillah,menikah bukanlah sesuatu yang berjalan sebentar saja,tapi ikatan suci yang menghubungkan kedua jiwa dengan tanggung jawab penuh kepada Robbnya dengan jangka waktu yang tidak sebentar.Allah teguhkan niat dan pendirianku,jika kelak egkau hadapkan aku dengan pilihan untuk menyempurnakan separuh dienmu,mengikuti langkah suci Rasulmu.Amin…Insya Allah.

Asslamualaikum…….

ana seorang akhwat muda,ana ingin skali melihat amah2 an walimah karna kami sekeluarga merasa beban apabila memikirkanya khususnya eyang an…..gmn hal tsebut tdk mnjadi beban kami…..”

ass…
saya terkesan dgn blag ini. saya wanita mapan yg mempunyai pekerjaan tetap. tp yang menjadi beban pikiran saya n keluarga adalah karena saya blm juga menemukan jodoh.sementara umur saya terus bertambah. rasanya saya n keluarga sudah cukup berusaha n berikhtiar….

ass…
saya terkesan dgn blag ini. saya wanita mapan yg mempunyai pekerjaan tetap. tp yang menjadi beban pikiran saya n keluarga adalah karena saya blm juga menemukan jodoh.sementara umur saya terus bertambah. rasanya saya n keluarga sudah cukup berusaha n berikhtiar….
wss….

:wink: jodoh itu sudah ada tinggal cara menjemputnya bagaimana, yang jelas harus ahsan alias jangan “ngecup” milih sesuai logika nalar tapi kudu pakai logika tarbawi ( yakin dengan Alloh ), selalu husnuzan ” berbaik sangka ” dengan Alloh. semuanya perlu kesabaran yang ekstra ketat dan hati hati, dan jangan khawatir:eek:dech kalo bukan didunia ini insya Alloh diakhirat nanti para akhwat yang solehah dijadikan penghuni syurga sebagai bidadari

Seyogyanya kita bertanya dalam hati,apakah memang kita sudah siap tuk menikah? kalau iya, sejauh mana persiapan kita nantinya bila telah berganti status.senantiasalah berbaik sangka terhadap apapun yang Allah tetapkan untuk kita saat ini, yang penting kita telah berikhtiar semaksimal mungkin dan serahkan sepenuhnya kepada Allah, karena boleh jadi dalam anggapan kita sebagai manusia menikah adalah yg terbaik buat kita tetapi Allah Maha Tahu, tengoklah berapa banyak orang yg berkeluarga diuji kesabarannya dengan memiliki suami yang tempramental, sering memukul, selingkuh dengan spengetahuan isterinya dan tidak menyayangi isteri dan anak – anaknya dll.Bisa jadi Allah menguji kesabaran kita dengan menunggu belahan jiwa yang sekufu dengan tingkat keimanan kita. Amien.

Kapan ya saya bisa menikah untuk menyempurnakan ibadah ??:smile: tapi saya yakin Allah maha tau apa yang saya butuhkan, mungkin skg blm waktunya… :hehe:

Ass…Alhamdulillah saya sangat senang dgn blag ini dan smoga bermanfaat bg saya. Amin. Mungkin saya juga termasuk salah satu dr sekian wanita yg ingin menyempurnalkan sebagian ibadah. Tapi saya merasa jalan utk menikah terasa tidak mudah. saya dan calon sudah lama berkeinginan utk menikah, apalagi calon sudah bekerja tapi berjauhan dr saya, dan orangtua juga sudah restu tapi kami masih kesulitan krena dana utk menikah yg ternyata tidakk sedikit, tapi saya pasrahkan pd Allah dan saya siap dgn keadaan sederhana dlm walimahnya tapi alkhir2 ini Calon merasa belum siap dan ingin menundanya sampai di a merasa siap, saya mohon bantuannya bagaimana meyakinkan calon saya untuk siap dgn ketetapan hatinya. Terimakasih. #:-s

Ass…salam kenal ya? untuk Devina masalahmu sama dng aku,kita sama-sama khawatir dengan usia kita yg terus bertambah.saya dulu merasakan hal yg sama yg seperti kamu alami,tapi Alhamdullilah 3 bulan terakhir ini justru saya lebih tenang menghadapi itu semua karena Guru saya mengajarkan tentang arti KEYAKINan dan KECINTAAN kita pada ALLAH…

Saya dulu ragu, tapi saya melihat diri saya kembali dan saya bertanya ” apa yg sdh saya berikan untuk ALLAH ?” ALLAH sdh berikan semua apa yg saya mau , mulai dari Orang tua yg baik,Kesehatan,rijki,pekerjaan…pokoknya semua.

tapi apa yg sdh saya berikan pada ALLAH? jujur devina Sholat saya kadang lewat, saya kadang terlalu sombong atas penampilan dan fisik yg ALLAH berikan, tapi alhamdulilah hidayah itu datang sebelum semuanya terlambat.

dan intinya saat ini saya sdh menemukan keyakinan dan kecintaan saya pada ALLAH…semangat davina, wass:wink:

Asw. Subhanallah ketika ane ngeliat permasalahan yang sudah-sudah baik dari ikhwan ataupun akhwat, benar-benar dapat menambah wawasan ane dari antum wa antuna semua yang dimana semuanya telah memberikan pengalaman secara personal kepada kita semuanya. jujur akh wal ukh, ane termasuk orang yang berusaha menjadi ikhwan yang paling berbahagia dimuka bumi ini.:hehe: satu hal yang pasti yang ingin ane bagikan juga kepada antum wa antuna semua, bahwa ane juga termasuk orang yang punya planning hidup untuk meraih impian-impian ane dimasa depan. sekarang ane masih berstatus mahasiswa di UNJ jur. Geografi angk02.tapi status itu insyaallah akan segera berakhir, cause pada tanggal 1agustus 2007 ane akan menjalankan sidang skripsi ane di geografi for get the titel Sarjana Pendidikan. ane mohon doanya yah dari antum wa antuna semuanya. mudah-mudahan azam ane yang benar-benar berazam semester ini ane bisa lulus dengan sebuah keberkahan dari Allah SWT. dan wisuda tanggal 8 september2007 dengan sebuah keberkahan juga. Insyaallah setelah selesai sambil mencari maisyah juga, ane juga berazam untuk menikah, tentunya dengan sebuah usaha, doa dan tawakkal, ****** maka dari itu ana mohon doanya juga yah dari temen temen-temen semua yang sekarang ane juga menjadi bagian dari pertemanan ini,walalupun lewat email. insyaallah azam ane dapat tersampaikan lewat doa antum wa antuna semuanya dan juga ane medoakan antum semua nih yang udah banyak mencurahkan isi hati antum wa antuna semuanya disini. semoga kita dapat berdiskusi lagi yah, salam dari ane untuk antum wa antuna semua, pokoknya keep going aj, keep smile and keep cool yah, jazakallah khoir. Bondan (ub) :hehe: :smile:

Tanpa mengurangi konten dan maksud, komentar diedit sebagian oleh admin.

:smile: salam kenal
ku kadang juga bingung ya kenapa gitu aja kok jadi masalah yang besar padahal kan jodoh tu ada ditangan Tuhan.:???:

Assalamualaikum……
Salam kenal, lg nyari temen diutamakan jurusan FK ……………..
wass……

#di edit sedikit oleh admin#

Assalamualaikum…
untuk yang sedang menunggu pendamping hidupnya.
Bersabarlah menunggu dan terus berdoa
karena Kebahagiaan akan datang jika Alloh yang menentukan pilihan dan menentukan waktu yang tepat.
met berjuang kawan…..
wasssalamualaikum

ASS..WR.WB.Ana punya nama adams buat akh wal ukh salam kenal!ana saat ini sdng proses dlm mencari pendamping hidup, sebagai sbgai calon pemimpin rumah tangga Ya ALLOH Anugrahilah aku seorang wanita :flower: yg apabila ku pandang dia membuatku senang jika kusuruh dia menaatiku dan jika aku jauh dia bisa menjaga dirinya dan hartaku!wahai UKHT Renungkan lah Apa yang diungkapkan kholifah Ali bin ABI tholib kpd Istri beliu yg mulia Fatimah binti MUHAMMAD SAW YG merupakan gmbran sempurna Tentang seorang Istri;Berkata KHOLIFAH Ali Bin Abi karamalloh wajhahu “KETIKA AKU MEMANDANGNYA ,HILANGLAH KERESAHAN DAN KESEDIHANKU.” Wahai Ukti yg sdh diambang pernikahan semoga apa yg ana tulis ini ada manfaatnya buat Ukhti sekalian “Salam dari ANA yg jg sedang menunggu Ketetapan ALLOH”Buat Akhi wal UKHTI doakan ana Yaa…..!

:eek: waaah ternyata daku tak sendirian yaa????????? di usia kepala 3 ne rasanya sudah tak tahu lagi mesti gimana,btw,ikhtiar tetaplah…… tapi hati2 bwt smuanya jangan sampai qt menikah hanya untuk menjawab opini orang, :wink: skarang menjelang ulang tahunqu, aq merenung, masih banyak yang harus kulakukan, ada kunci 2S,SYUKUR n SABAR.
SYUKUR pada smua pemberian-Nya, yang ada kita syukuri,SABAR atas apa yang kita inginkan, termasuk menikah tentunya?!
:hehe:
OK?! :smile: keep spirit bwt yang senasib, kita punya 2 teman, syukur n sabar!

Assalamu’alaikum…..

Salam kenal semua, jangan pernah menyerah ya..dari berharap pada rahmat-Nya, Insya Alloh, Dia akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua:smile:

:smile: :smile:

aslkm……

ana termask orng yang blm di beri kemantapan dlam memilih calon suami padahal ana termask orng yang kepengen nikh di usia muda dengan berbagai macam alasan yang ada :pray: tolong di sharing gmn cara memantapakannya^:)^
ini sdh ana tempuh dengan cara beristikhoroh dan tanya pendapat sana-sini…..
Wslkm…

Assalamu’alaikum

Ternyata aku jg mmliki keluhan yg sama dgn teman2..:smile:aku dah mmiliki special someone cuma klo nyinggung ttng nikah susah bgt,shg mmbuat aku jd ragu gt,apa dia serius? itulah yg mmbuat aku sedih bgt,kuadukan mslah ini kpd Allah,tangis dan ratapan sll ada 1/3 mlam trakhir..pokokx sedih bngett..skrg komunikasi kt jarang,smakin bertmbah sedihku..Aku sdh mminta ke Allah seandainya DIA bkn Teman hidupku kelak buat aku melupakannya..Tp aku gk bisa lupakan dia&ttap mghrpkannya..I’m Sad now..aku hrs gmn dong??

Assalamu’alaikum

Keyakinan diri akan janji Allah membuatku semakin tenang. Tetap berusaha n belajar tuk sabar ,ikhlas n tawakal……mungkin ini begitu mudah tuk di ucapkan tp tuk menjalaninya inilah proses perjuangan….. belajar tuk meraih cinta-Nya semampu diri. Diri hanyalah hamba yg ada dalam ketetapan n janji-Nya. Proses perjuangan ini yg begitu berharga mencari n memahami hikmah betapa Allah mencintaiqu dg segala ujian n cobaan-Nya. Apa yg terlihat buruk n menyedihkan blm tentu buruk……pasti ada hikmah disana yg semuanya adalah kebaikan dari-Nya. Berprasangka baik n keyakinan bahwa Allah senantiasa dekat n slalu bersama langkah diri membuatku belajar tegar n tabah…..Dlm sendiriqu saat ini….Allah ada dalam setiap air mata kerinduanku tuk ada disisi-Nya….rindu tuk slalu ada di dlm hati. Ya Allah….pada saatnya aq yakin kan Kau pertemukan aq dg belahan jiwaku dlm cinta n kerinduan kami pada-Mu

:smile:
Assalamualaykum….
Mungkin sudah saatnya aku menikah…..
Tapi kapan yah,..??? Allah memberikan sahabat sejati ku yang akan menemani aku hingga lanjut usia,…
Yang benar2 diberikan terbaik untukku, keluargaku dan terbaik menurut Allah Amin…
Semoga dengan Istikharoh semua petunjuk dapat di segerakan

Wasalam

:hehe: aqu juga ingin nimbrung ikhwan wa akhwat !
ana punya masalah nih:
ana sebenarnya juga ingin segerah nikah dan sudah ada targetnya, insyaAllah shalihah
tapi ana masih harus membantu ortu dulu + adik -adik dulu gmana menurut saudara /i sekalian
jawab yah!

Assalamu’alaikum
salam kenal buat ikhwan wa akhwat sekalian
ingin rasanya aku bercerita tentang nikah.
satu hal yang perlu diketahui
“karna nikah itu tanggung jawab”
makasih
wasalam’
:smile: (ipung_cwsmg@yahoo.com

asw.
saat ini apa yang saya rasakan hampir sama seperti apa yang teman-teman rasakan. saya akhwat berusia19 tahun. saat ini saya ingin menikah dengan seorang ikhwan yang usianya 6tahun lebih tua dari saya. tapi saya khawatir dengan ketidak matangan saya dalam menjalani rumah tangga.dan keputusan itu harus saya tetapkan 1bulan berikutnya untuk melangkah kejenjang taaruf. gimana cranya untuk memantapkan hati saya?? dan bagaimana pendapat tentang cerita saya??

Assalamualikum
setiap saat aku berdo’a meminta pendamping hidup yang terbaik untuk dunia akhiratku. Tetapi, sampai saat ini setiap laki-laki yang melamarku bukanlah pilihan Allah untukkku ( sungguh aku nggak jual mahal lho. hanya saja setiap shalat istiharah jawabannya bukan).
so, sampai saat ini aku masih berdo’a dan bersabar dan aku percaya bahwa Allahlah tahu yang terbaik untuk hamba-NYA.
“Ya,Allah temukanlah hamba dengan pendamping hidup yang terbaik untuk dunia dan akhirat hamba ya Rabb”
aku g pilih-pilih kok, kalau ada pria sholeh n siap menikah aku mau taaruf. Ada yang berminat??

:smile: fitrah tolong kirim nooo kontak antum di email ana bisa hardi0281@yahoo.com.sukron sebelumnya.

andin Hidup adalah belajar,
Belajar ‘Bersyukur’ meski tak cukup,
Belajar ” Ikhlas ‘ meski Tak Rela,
Belajar “Ta’at” meski Berat,
Belajar ‘ Memahami” meski Tak Sehti,
Belajar ‘Sabar” meski Terbebani,
Belajar “Memberi” meski Tak Seberapa,
Belajar “Mengasihi’ meski Di Sakiti,
Belajar ‘Tenang’ meski, Gelisah,
Belajar & terus belajar .
Setiap nafas adalah ujian ,
Seperti dalam surat Al Ankabut ayat 2:
Jangan mengatakan diri beriman sebelum datangnya Ujian dari Allah SWT.
Biar jelas siapa yang benar karena Allah atau Nafsu.

:smile:
Assallamualikumullah semuanya…
senang masuk forum ini….
aku seorang perempuan yg siap untuk menikah dijalan Allah.
Salam kenal buat semuanya ya…

Wassallamualaikumullah…

:smile: ya allah butuh kesabaran untuk menjalani penantian ini.serasa berat,penuh dengan tanda tanya:???:namun yakinkan ht bahwa Allah Lebih menyayangi kita dari pada kita sendiri.karena Ia begitu dekat dengan kita.SEMOGA PENANTIAN KITA SEGARA BERUJUNG KEBAHAGIAAN
Amin ya Roobbal alamin

Doa aku ya smg aku dpt cepat mendptkn jodohku.

Post a comment

Smilies

:smile: :mrgreen: :razz: :eek: :???: :wink: :cool: