Muslimah, Antara Siap Dan Ingin Menikah

oleh : Ayyesha-yahya

sumber http://www.manajemenqalbu.com

Pernikahan Idham dan Rani berlangsung lancar. Kawan-kawan kuliah keduanya banyak yang datang, walaupun resepsi itu dilakukan jauh dari kota dimana mereka berdua menuntut ilmu. Di sudut ruangan, tampak sekelompok akhwat sedang menikmati hidangan. Mereka sedang menggoda Rifa, sahabat Rani, kapan Rifa akan segera menyusul Rani. Ditanya begitu, Rifa hanya tersenyum, dan menjawab, “Jika saatnya tiba.”

Namun tak lama setelah kejadian itu, timbul perasaan-perasaan ingin mengitu jejak Rani di hati Rifa. Meski Rifa sendiri masih galau, apakah dirinya benar-benar sudah siap atau hanya ingin menikah????

Sahabat Muslimah…Banyak akhwat yang mengalami peristiwa yang dialami Rifa dalam ilustrasi diatas. Beberapa diantaranya rata-rata masih tercatat sebagai mahasiswi. Memang, menikah dini di kalangan mahasiswa akhir-akhir ini seolah menjadi trend yang sedang berkembang.

Sahabat Muslimah…Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seorang akhwat ingin segera mengakhiri masa lajangnya, antara lain:

1. Karena faktor usia

Banyak akhwat yang merasa gelisah karena usia yang sudah cukup untuk menikah, namun belum juga ditunjukkan siapa pendampingnya.

2. Melihat teman yang sudah menikah

Adakalanya, jika teman kita sudah menikah, mereka bercerita kepada kita, betapa indah dan menyenangkannya hidup berumah tangga, sehinga membuat kita ingin segera merasakannya.

3. Dipanas-panasi

Tak dipungkiri, di sebagian kalangan akhwat, salah satu topik favorit yang sering dibicarakan adalah seputar ikhwan dan nikah. Lambat laun, karena seringnya membicarakan hal itu, membuat hati sebagian akhwat kebat-kebit.

Apalagi jika sudah ditambah bumbu-bumbu tertentu. Itulah sebabnya mengapa kita dilarang untuk membicarakan hal-hal yang tidak perlu, karena bisa saja membuat hati kita kotor.

Sebagian lagi beralasan, mereka ingin segera menikah untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan alasan yang salah sebenarnya. Tapi acapkali, karena terburu-buru ingin menikah, banyak hal yang lupa dipersiapkan.

Sahabat muslimah… Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan ketika kita memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Antara lain:

1. Kesiapan Pemikiran yang mencakup:
a. Kematangan Visi Keislaman
Hal ini dimaksudkan, agar pasangan suami istri mempunyai frame yang sama mengenai Islam sebagai dasar rumah tangga, agar rumah tangga benar-benar bernilai ibadah, tidak hanya sebagai pemuas kebutuhan biologis saja. Dengan ajaran Islam sebagai landasan rumah tangga, diharapkan, rumah tangga tersebut dapat menjadi rumah tangga yang sakinah mawaddah warrohmah.

b. Memiliki kematangan visi kepribadian
Disamping beragama secara kultural, banyak juga orang yang landasan keislamannya di bangun oleh emosi. Namun karena tidak dilandasi oleh pengetahuan Islam yang kuat, kadang membuat sebagian orang cepat futur, bosan dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi dalam rumah tangga, bisa menjadi sebab timbulnya kegagalan seseorang dalam berumah tangga.

2. Kesiapan Psikologis

Kematangan psikologis yang dimaksud adalah kematangan atau kesiapan tertentu secara psikis, untuk mengahadapi berbagai tantangan yang akan dihadapi selama hidup berumah tangga. Seringkali karena secara psikologis kondisi seseorang belum siap, membuat pasangan suami istri tidak siap dengan berbagai kondisi pasca nikah.

3. Kematangan Fisik

Ada beberapa hal yang menjadi persyaratan mutlak dalam sebuah perkawinan menurut Islam, yang berkaitan dengan fisik. Antara lain :

a. Seorang laki-laki atau wanita yang kan menikah harus yakin bahwa alat-alat reproduksinya berfungsi dengan baik

Karena salah satu sebab perceraian yang diperbolehkan dalam Islam adalah karena alat reproduksi pasangannya tidak berfungsi dengan baik.

b. Usia

Kita juga harus menyadari, bahwa secara fisik, kita benar-benar sudah siap menikah. Itulah kenapa sebabnya seorang wanita dianjurkan untuk tidak menikah dalam usia yang masih dini. Banyak kasus yang terjadi, dimana anak-anak yang baru keluar dari sekolah dasar (usia sekitar 12-13 tahun) langsung dinikahkan. Di Barat, ada survey yang membuktikan, bahwa orang-orang yang melakukan hubungan seksual terlalu muda, pada umumnya di atas usia tiga puluh tahunan akan mengalami hambatan-hambatan fisik.

Meskipun sekali lagi, tidak ada kriteria tertentu kapan seseorang menjadi matang secara fisik. Ada kasus-kasus tertentu, seperti halnya orang-orang tua zaman dulu, banyak yang tetap sehat dan memiliki keluarga besar, meskipun menikah dalam usia yang masih sangat muda.

c. Kesehatan

Sebelum menikah, usahakan mengetahui kondisi fisik dan kesehatan calon pasangan kita. Kalau bisa, ketahui juga kesehatan keluarga calon pasangan kita itu, karena biasanya ada penyakit tertentu yang merupakan penyakit keturunan.

4. Kesiapan Finansial

Perkawinan juga merupakan kerja ekonomi, tidak hanya cukup dengan cinta. Bukan berarti seorang muslimah harus materialistis. Namun hal ekonomi /finansial kadang menjadi pemicu konflik dalam rumah tangga. Meskipun ada beberapa pasangan yang merasa cukup hanya dengan bekal cinta saja, akan lebih baik jika kita mempersiapkan finansial sejak jauh-jauh hari.

Sahabat muslimah… Menikah adalah sebuah Mitsaqan Ghalizhan, perjanjian yang sangat berat. Banyak konsekuensi yang harus dijalani suami istri dalam berumah tangga. Jangan pernah mengambil keputusan untuk menikah hanya karena ‘ingin’, sementara banyak faktor yang belum kita persiapkan. Jika sejak awal kita sudah mempersiapkan mahligai rumah tangga yang akan kita bina, niscaya kebahagiaan dunia dan akhirat akan kita rasakan. InsyaAllah. Maka, apakah sahabat sudah ingin menikah, atau benar-benar siap dengan pernikahan ???

This entry was posted in Tentang Pernikahan. Bookmark the permalink.

196 Responses to Muslimah, Antara Siap Dan Ingin Menikah

  1. RINA says:

    Assalamualaikum,iya nih kadang aku suka di bercandain sama murobi aku ttg memilih calon pasangan hidup.walaupun umur aku sudah cukup utk menikah,tp musti ada hal yg perlu dikondisiin terlebih dahulu,klo semuanya sudah siap aku tinggal menghadap ke murobi aku,,mudah-mudahan semuanya lancar.amin.jazakillah

  2. dwi sugianto says:

    semoga kebahagian menjadi sebuah harapan kedepan
    kesempatan sebuah doa yang berjalan
    silakan berjuang terus….

    dwi

  3. aah says:

    Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
    Salam kenal untuk semua saudaraku di bumi Allah.
    Ketika kita membahas yang namanya jodoh, pasti tak akan habis, karena itu adalah rahasia Allah. Dan janganlah saudara-saudaraku ragu akan janji Allah. Subhanallah walaupun di dunia ini Allah belum memperkenalkan dengan seorang qiyadah dalam hati, Insya Allah kita akan menjadi bidadari-bidadari syurga nantinya. Amin.

  4. nisa says:

    aslm.
    hmm, pmcraan yg memang tak ada hbsñ..
    Apalgi bwt qt yg ingin atw siap mnikah..
    Yg ana yakini laki2 yg baik untk prmpuan yg baik pula, bgtu sbalikñ..
    So, ana trus mperbaiki diri n brdoa spy Allah membrikn yg trbaik bwt ana..
    Intiñ itu, ya kan tmn..
    Amin..
    Wslm.

  5. artika says:

    assalamualaikum..

    ya akhi ya ukhti, mohon pencerahan apakah seorang akhwat boleh mengajukan diri utk ber-ta’aruf terlebih dahulu kpd seorang ikhwan? bagaimana caranya? apakah hrs via pihak ketiga?

    sebenarnya ana ingin berta’aruf dgn teman ana sndiri. apakh benar ini disebut ta’aruf? apakah tmn ana tsb hrs tau jika ana ingin ber-ta’aruf dgnnya?

    terimakasih atas pncerahannya.

  6. vie says:

    @artika.. waalaikumussalam wrwb… memang lebih baik ada pihak ketiga.. kalo punya murobbiah, lebih baik pihak ketiga itu murobbiahnya jika tidak punya…pilihlah pihak ketiga yang bisa dipercaya, amanah.. kalo bisa juga pihak ketiga itu sudah menikah… agar pihak ketiga itu mengetahui bagaimana proses taaruf yang benar menurut islam…

    dan jangan lupa baca artikel ini:
    http://blog.iqbalir.com/archives/2005/11/jangan-takut-bilang-cinta/

    yang terpenting adalah terus berdoa kepada Allah minta diberikan jalan yang terbaik menurut Allah… :)

  7. tia says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Ya akhi wa ukhti, Subhanallah…saya sangat terkesan setelah membaca beberapa posting pada blog akh Iqbal dan ukh Vie. Ingin rasanya saya mengalami sendiri kebahagiaan yg akhi dan ukhti rasakan. Namun sepertinya masih tertunda dan saya harus sabar menanti saat itu.
    Akhi dan ukhti, saya ingin cerita dan mungkin akan sangat panjang. Mohon kesediannya membaca dan memberikan nasihat.
    Sebenarnya, saya sedang dilema, dilema ini saya alami sejak sekitar 3 tahun yang lalu. Saya mengenal seorang laki2 pada awal saya kuliah, beliau adalah kakak senior yang 3 tahun di atas saya saya. Saya merasakan ada sesuatu pada saat pertaka kali kami bertemu, saya mengabaikannya. Setahun berlalu, kami tak saling kenal, saya pun sebatas tahu namanya saja dan bahkan beliau tak tahu siapa saya. Ternyata, pada tahun ke 3 saya kuliah, beliau muncul sebagai dosen dan mengajar saya. Saat itu, sedikit demi sedikit kami menjadi semakin dekat. Saya ibarat mahasiswa spesial dibandingkan mahasiswa yang lainnya, dan teman2 saya menyadari hal itu. Sampai akhir perkuliahan saya, kami semakin dekat, apalagi saya dipercaya mengerjakan proyek penelitian beliau untuk bahan skripsi saya. Akhirnya, perasaan yg pada awalnya ingin saya buang, kini menjadi semakin kuat. Saya menginginkan beliau untuk menjadi imam dalam setiap langkah saya, namun saya tak tahu harus bagaimana. Kami sangat dekat, namun tak pernah sedikitpun kami membicarakan masalah pernikahan. Di hadapan teman2 saya, beliau menganggap saya seperti mahasiswa yang lain, namun di luar itu, sikapnya berbeda. Beliau tak ingin kedekatan kami diketahui banyak orang, meskipun tak jarang teman2 saya sering menggoda saya dan beliau pada saat kuliah.
    Akhi dan ukhti, sekarang beliau sedang menempuh studi S2 di Prancis, namun komunikasi kami masih tetap jalan baik by e-mail maupun by YM.
    3 bulan yang lalu, saya dikenalkan dengan seorang laki2 oleh teman saya, beliau menawarkan untuk menikah. Saya bingung, saya tak tahu harus menjawab apa. Disamping perasaan saya masih tertuju pada dosen saya juga saya belum mengenal orang yang dikenalkan oleh teman saya itu. Saya tak memberinya jawaban, apa saya salah? akhirnya, kini dia tak menanyakan masalah itu lagi.
    Saya tak tahu harus bagaimana, keputusan yg saya ambil itu benar apa salah, dan apa yg harus saya perbuat?
    Mohon penjelasannya.

    Syukron katsir
    Afwan, ceritanya panjang.

  8. qori says:

    Assalamu’alaikum…..

    Akhi Ukhti tolong bantu ane donk…. :pray:

    Sebenarnya boleh ga sich seorang muslimah mengajukan surat perjanjian Pra Nikah ke calon suami nya…? Dan seandainya si calon suami setuju dan di kemudian hari dia membahas kembali masalah itu dan tidak terima,apakah wanita itu berdosa terhadap suaminya kr surat perjanjian Pra Nikah tsb?

    Tolong Bantu Ana…. Bingung nech…. Syukron Yach :dream:

    Wassalam

  9. bayu says:

    assalamualaikum

    saya br tahu blog ini barusan, tdk disengaja waktu browsing, isinya bagus… ya jodoh gampang2 susah, yg penting sabar, optimis, dan selalu bersyukur.. cobaan tdk hanya jodoh sj bs harta, anak, pekerjaan dll.. dan lhtlah disekitarmu pasti ada hikmah yg bs diambil… saya sendiri jg msh mencari jodoh tp saya yakin pasti ALLAH memberi yg terbaik… dr solo bayu148@yahoo.co.id

  10. vie says:

    @tia..waalaikumussalam wrwb… tia yang baik menurut saya kakak senior tia yang sekarang menjadi dosen itu tidak ada menunjukkan keseriusan.. karena salah satu tanda keseriusan seorang laki2 itu adalah mengajak menikah.. tapi bisa jadi temen tia yang dosen ini memang belum siap menikah..

    memang jodoh kita tidak bisa tebak2 kadang yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah baik untuk kita.. kadang juga sebaliknya menurut kita gk baik padahal itu yang terbaik menurut Allah.. semua itu rahasia Illahi.. yang harus kita lakukan adalah terus berdoa memohon terus agar diberikan jodoh yang terbaik menurut Allah untuk kita..
    jadi kalo ada laki2 yang mengajak menikah lebih baik tia pikir khan baik2…
    jangan lupa Sholat Tahajud, bersedekah, berdoa kalo perlu sampe menangis minta dengan penuh kesungguhan sama Allah karena semuanya Allah yang mengatur.. minta petunjuk mana yang terbaik untuk kita.. :smile:

    smoga tia segera mendapatkan jodoh yang terbaik menurut Allah. amiiin
    Wallahualam…

  11. dwi sugianto says:

    menjaga selalu sulit

    makanya selalu pinta kepada Sang MAHA PEMBERI
    pintalah Hidayah Menjaga IMAN

    semoga kita selalu bisa menjaganya

    dwik

  12. dwi sugianto says:

    bisa ada yang bantu aku
    klo iktiyar cr istri yang muslimah lewat internet
    saya harus buka / search apa ya?

    mkasih bagi yang mau bantu termasuk yang niatpun
    semoga Alloh membalas dengan sebaik2nya

    Dwik

  13. bayu says:

    met pg semau kok blognya sepi … met aktifitas

  14. hardi says:

    aslm… to tia klomenurut ana ituhanya perasaan tia saja klo mau lbh jelas tia tnya saja langsung kebliau seperti khodijah islam tdk melarang kok :smile: tinggalkan sifat ragu2 untuk menuju kepastian semangat dan moga berhasil yah . :wink:

  15. hardi says:

    aslm..wr.wb untuk ukhti Qorii , islam tdk mengajarkan sebuah perjanjian setelah pranikah karna sebaik2 wanita soleha yaitu yg memudahkan pernikahan.klo antum ragu2 dengancalon antum hingga antum hrs mengajukan sebuah perjanjian tersebut lbh baik tinggalkan untuk menuju sebuah keastian itu pesan nabi
    :flower:

  16. abdillah w says:

    :???: assalamualikum wr.wb. bagaimana ya pendapatnya kalau ikhwan yg bertanggung jawab dan siap nikah ditanyain macem2 sama camer tentang pekerjaan, pengahsilan,cukup ga utk cukupi keluarga dll.
    bagaimankah sikap ana mnghadapi camer yg sprti itu karena pnghasilan ana selama ini masih minim, akhi or ukhti dimanapun berada tolong kasih tips jitu yaa.
    jazakumullah.

  17. hardi says:

    wasalam buat abdilah pd :cool: aja lg dulu anah 1 bulan lg mau nikah berhenti kerja yg penting yaqin Allah manah pemberi Rijqi dan selalu berusaha insaAllah untuk istri antum ada Rijqinya yang penting mantapkan niat dan terus berusaha.setiap mahluk yg ada dibumi ini sudah ada rijqinya sekarang kembali dr mahluk itu sendiri mau tdk berusaha contoh semut makanya gula pernah antum lihat ada ibu2 yg ngasih makan semut tapi semut berusaha mencari dijalan samapai dia menemukan makana dijaln.yakin dan terus berjuang Allah Huakbar semangat terus pantang mundur wow keren :razz:

  18. Iqbal_Ir says:

    @abdillah w
    Senada dengan mas hardi, jangan takut dengan camer yang menanyakan rizki yg blm cukup. Sebab rizki adalah urusan Allah, kita hanya berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan rizki yang halal. Setelah menikah Allah juga akan memberikan rizki untuk istri. Jadi rizki yang Allah berikan bukan hanya untuk Abdillah, tetapi ada juga rizki untuk istri. Asal kita selalu termotivasi untuk terus berusaha, banyak kok yang sukses dengan awalnya kekurangan di awal menikah tetapi akhirnya berhasil dan sukses setelah beberapa tahun. Yang penting terus berusaha semaksimal mungkin. [peace]

  19. abbas says:

    asslmkm…wr.wb.
    buat ikhwan/akhwat sdrku seaqidah dan seperjuangan, yg ingin segera menunaikan sunnah Rasul (menikah)semoga dicepatkan jodohnya. ijinkanlah saya utk bergabung di blog ini,afwan mungkin tulisannya agak panjang dan sudilah ikhwah semua berkenan membacanya n kalo bisa balas or komentarnya(baik lg kalo bls ke http://www.agusabbas@ymail.com). syukron buat antum/antunna yang byk memberikan pendapat/pemikiran yang tentunya ini dpt memberi wawasan luas terhadap saya pribadi. saya ingin berbagi kepada ikhwah semua, bahwa hidup ini memang penuh dg ujian dan cobaan yg semua itu tentu Allah ingin melihat/menguji, yg manakah diantara hamba2-Nya yg sungguh2 dlm keimanannya. ikhwah fillah,kita mgkin sering merasa tdk senang dg apa yg sedang menimpa diri kita, baik itu berkaitan dg rezqi, pekerjaan, juga jodoh tentunya.disinilah sesungguhnya ada hikmah besar bila kita sedikit bersabar. hidup memang keras, sangat sedikit sekali bahkan tdk sama sekali apa yg diberikan Allah kepd kita tdk sama dg yg kita inginkan(cita2kan).sekali lagi Allah menyimpan rahasia besar untuk kita. oleh karena itu dalam mengarungi hidup ini kuncinya adalah sabar dan selalu syukur kepada-Nya.
    mungkin yg dialami ikhwan/akhwat semua sama dg yg saya rasakan, apa lagi kalo bukan mslh jodoh. karena ini permasalahan yg sesungguhnya sangat urgen untuk masa depan kita,yg harus segera dicaari solusinya.saya orangnya bisa dikatakan sdh sangat siap utk menikah tp memang lagi2 jodoh yg belum ada, ato ada tapi tdk cocok/tdk sepaham baik dg saya pribadi ato keluarga.padahal saya sdh punya target th 2008 harus m’nikah tp trnyata Allah berkehendak lain. disinilah kemudian saya byk merenung dan memohon kpd Allah mugkin ini jalan yg terbaik untuk saya, saya berusaha utk melakukan perbaikan2, menjaga hati. karena dg hati yg kuat dan bersih karena Allah maka hidup ini akan terasa indah, inilah yang selalu saya usahakan. bukan berputus asa ato berkeluh kesah ttp sebg orang yg beriman tentu semua permasalahan kita adukan kepada-Nya karena hanya dia yang bisa memberikan solusi dg kedekatan kita kepd-Nya tentunya. semoga yang sedikit ini bisa memberikan bahan renungan bagi akhi wal ukhti untuk menatap kedepan lebih baik lagi, tegar, tabah, sabar dan syukur. :smile: semoga kita semua diberi petunjuk oleh Allah dan mendapatkan apa yang kita inginkan.amiiiin.(abbas-kaltim)

  20. hardi says:

    :hehe: aslm to akhinah abbas sabar dalam islam bukan pasrah tapi berusaha terus mencari atau mencari solusi jika sudah ada jodohnya.klo ana lihat antum sudah ada jodohnya knp antum mundur ,perbedaan apa yg buat atum mundur 1 hal yg antum harus ketahui kita tdk bisa menyatukan hati hanya islam saja yg bisa menyatukan hati bgt juga dengan keluarga menurut ana antum musti perbaiki niat antum lg karna apa antum menikah dan tujuannya aa antum menikah klo antum sudah tahu semua pasti segala perbedaan paham or apa namanya bukan jadi penghalang terkecuali yg mennyimpang dari tuntunan islam 2 hal yg antum musti yakin laki2 mukmin akan mendptkan wanita mukmin ,laki2 penjinah akn mendtp wnt penjinah itu yg harus menjadi dasar antum :cool: klo pertentangan didlm keluarga sudah biasa bagai manah kita menyikai saja .dan mengambil keputusan oba mantapkan lg niatnya ok :razz:

  21. Muharomi says:

    Assalamu’alaikum Wr wb..

    Disela waktu istirahat…kutemukan blog ini waktu searching and isinya mmg sesuai yang kucari..

    Aku (m/30/Asli Solo/kerj.Tgrg/S1) lagi mencoba tuk menjemput jodoh, mencari seorang calon istri yang bener2 bisa diajak berjuang dijalan Allah, Sederhana, Jujur, punya wawasan ilmu yang cukup dan bener2 serius ingin menikah..

    Sekiranya ada yang lagi sama2 ingin menyempurnakan agama Allah, boleh lah untuk saling mengenal…

    Atau ada media yang bisa membantu saya?…

    Jazakumullah,

  22. qori says:

    Assalamu’alaikum….

    untuk teman2 muslimah,ane punya ilmu yang bisa di bagi2 neh….

    untuk muslimah sebaiknya tidak membuat perjanjian pranikah,kr itu dilarang oleh agama qta…. dan satu hal lagi kita sebagai muslimah hanya mempunyai 2 pilihan yaitu memilih dan di pilih..

    kita sebagai wanita seharusnya bersyukur,jika Allah memang belum memberi jodoh….. coba untuk berpikir jernih mungkin masih banyak tenaga dan pikiran kita di butuhkan oleh banyak umat..

    bagi muslimah yang memilih,pilihlah calon yang memang benar2 di restui orang tua dan memana yang benar2 siiiip dari segi agama,penghasilan dll.
    bagi muslimah yang di pilih berarti jodohnya telah di pilih kan orang tua,yakinlah bahwa orangtua kita memilih yang terbaik untuk sang anak…tapi klo yang di pilih orangtua calon yang asal2an gimana? serahin semua aja sama Allah… yakin deh dengan ” wanita baik2 hanya untuk lelaki yang baik pula ” yakin sama Allah,berpegang teguh dengan Al-qur’an dan Hadits Nabi Insya Allan akan ada jalan keluar.

    Intinya satu Ikhtiar Dan Doa….. Minta…MInta….Minta…. lah sama Allah…
    Insya Allah di kabulkan…..Amin.

  23. adek says:

    Saudariku…
    Bersabarlah. Allah akan memberikan jodoh yang terbaik buat kita. Sekarang, lebih baik kita tingkatkan kualitas keimanan kita dan kualitas CINTA kita kepada ALLah.
    Sesungguhnya Allah sangat mencintaimu, hingga Dia memberikan nikmat ujian ini kepadamu. Sabar ya, banyak2 doa dan tetap jaga hati :smile:

  24. shin3 says:

    Assalamu’alaikum…

    saudara/i-ku…minggu ni aq dilamar,insyaAllah. rencananya bulan 9 ini menikahnya. aku gak tau apakah aku ini bahagia atau nggak.

    dari segi pendidikan kami berbeda, ia tamatan smu dan aku d3. dia bekerja di slh satu instansi pemerintahan.
    Calonku ini memang sangat mencintai dan sayang sama aku, banyak pengorbanan yang dia lakukan. sepertinya dia adalah lelaki yang bertanggungjawab, perhatian, dan mengayomi istrinya kelak. dari segi agama, aku mengetahui dia sangat ingin termasuk dalam golongan orang shaleh, dia menjaga pandangannya dari wanita lain, dan banyak membaca bacaan islami, namun kalau untuk shalat malam, istikharah, puasa sunnat, sedekah, menghafal ayat/do’a sepertinya dia belum mampu. tetapi dia pernah katakan bhw setelah menikah dia ingin RT sakinah mawaddah wa rahmah, dia ingin dirinya lebih baik krn kehormatan tlh terjaga, dia ingin kami saling memotivasi dlm ibadah, shalat malam bareng, tilawah dan berinteraksi dengan baik.
    nilai-nilai positifnya itu yang membuatku tertarik pd nya
    sebenarnya aku tdk mau pacaran, dan ingin menikah tanpa pacaran.
    tapi sekarang ni kami sgt dkt, dia selalu antar jemput aku kemanapun, dan sering datang ke rumah. sebenarnya aku kecewa, krn aku tdk bisa menjalani pernikahan tanpa pacaran.

    makanya, aku ingin segera menikah agar terselamatkan.
    tapi, aku khawatir apakah aku sudah siap atau belum, aku sudah banyak membaca buku tentang pernikahan sbg bekalku, tapi aku takut aku tak dpt mengamalkannya, dan aku takut RT ku tidak diberikan cahayaNya..semoga aku bisa menjadi istri shalehah untuk suamiku kelak, dan suamiku menjadi suami yang shaleh bagiku, semoga Allah menyelamatkan kami dan menghapus dosa dan keburukan kami dengan bimbingan dan rahmatNya Yang Maha Luas.. tolonglah kami Yaa Rabb..aamiin..

    Saudara/i ku seiman.. mohon do’anya, semoga bagimu juga demikian.

    wasslm..

  25. bayu says:

    Assalamu’alaikum….
    ujian tiap manusia beda2… ada yg diuji harta,kesehatan,istri,anak,dll….diuji jodoh kita bs sabar,yg membuat kita tdk bs sabar krn perkataan /sindiran dr ortu,temen atau tetangga…yah membuat hati lama2 jd suntuk….yah kita harus berfikir yg positip…dpt lama asalkan langgeng sampai hari tua kan jauh lbh baek ….yg penting jngn patah semangat…harusselalu berusaha sampai dapat…..

  26. i'os says:

    Assalamu’alaikum warahmatullah..

    Bagus blognya,, beberapa waktu ini saya merasa kenapa hanya saya sendiri yang berjuang. Semuanya terasa lebih berat ketika kita berada diperantauan, jauh dari orang tua maupun sanak saudara. Blog ini bisa memberi semangat, bahwa kita nggak sendiri, banyak teman seperjuangan.

  27. umi says:

    :smile:
    assalamu’alaikum warahmatullah…..
    lam knl buat k’ iqbal n k’vie

    islam mengajarkan cinta n kasih sayang melalui untaian do’a kepadaNya. aq sneng bisa baca blog ini.makasih….

  28. rani says:

    :smile:

    assalamualaikum………….

    q sangat ingin menikah saat ne, tapi q tidak bisa meninggalkan ibuku yang masih membutuhkan waktu terbnyak bersamaku.
    dan q merasa tak mungkin membagi cinta & sayangque antara imam (suami) & ibuku.
    q tak ingin menjadikan mereka berdua cemburu karana ini.

    q baca pesanmu (MUHAROMI), sebagian besar pendapatmu sama denganque,
    q ingin sekali berbagi cinta & kasih sayangque setiap nafas tuk berjuang di jalan Allah.

    semga qt dapat bersilahturahmi………………….
    add que d fs :)] kumaladewi_rani@yahoo.com

  29. rani says:

    :smile:

    assalamualaikum………….

    q sangat ingin menikah saat ne, tapi q belum bisa meninggalkan ibuku yang masih membutuhkan waktu terbanyak bersamaku.
    dan q merasa tak mungkin membagi cinta & sayangque antara imam (suami) & ibuku.
    q tak ingin menjadikan mereka berdua cemburu karena ini.

    q baca pesanmu (MUHAROMI), sebagian besar pendapatmu sama denganque,
    q ingin sekali berbagi cinta & kasih sayangque setiap nafas tuk berjuang di jalan Allah.

    semoga qt dapat bersilahturahmi………………….
    add que d fs :)] kumaladewi_rani@yahoo.com

  30. aan abdillah says:

    assalamualaikumwr.wb.

    beberapa hari lagi umur tambah lagi nih, keinginan mnikh semakin kuat aja , sedangkan calon belum ada kayaknya udah kena hukum wajig menikah nih. puasa terus juga kayaknya kurang maksimal, bantu doanya semuanya doonk aku untuk dapatkan jodoh, beberapa akali di pertemukan kok kurangb sreg ya… :???:

  31. Iqbal_Ir says:

    @aan,
    Banyaklah berdoa dan jangan lupa perbanyak sholat istikharah…
    Semoga Allah memberikan yang terbaik dan memberikan kemudahan dalam menjalani prosesnya… :)

  32. qori says:

    Assalamu’alaikum….. :smile:

    Teman2 seperjuangan terus semangat di jalan Allah yach…jangan pantang menyerah… Aku teringat nasihat seorang teman..kita hidup di dunia itu harus..Sabar,Ikhlas,Punya Ilmu yg cukup dan harus pPeduli dgn sesama.

    Ane bingung kadang di dunia ini byk org yg bilang ” saya ikhlas ” tapi koq pd akhirnya terjadi sesuatu..Apa mungkin sulitnya jodoh itu datang karna kita Kurang dengan sabar,ikhlas,ilmu dan peduli. Apa mungkin?

    Tapi kita harus tetap positive thinking dengan apa yg terjadi pada diri kita. Sesuatu yg di pikirkan dgn baik pasti akan jadi baik pada akhirnya… :hehe:

    Ana juga lagi menunggu pangeran berkuda putih datang melamar,tapi siapa yach?.. :dream:
    Insya Allah..Ana yakin Allah pasti akan berikan yg terbaik buat Ana…Yakin dech Sama Allah…pasti kita akan dapat apa yg kita inginkan..
    :smile: :hehe:
    Wassalam..

  33. ds ikhwan says:

    selamat berjuang sobat………buat ikhwan jagoan tetap semangat.

    berjuang terussssssssssssssss—–dapatkan bidadari dunia dan surga

    semangat

  34. qori says:

    Assalamu’alaikum…..

    Ayo semangat mencari di jalan Allah…
    Jangan patah arang….intinya 3S..Sujud,,syukur…Dan Sabar….
    Cari lah dgn 4 kriteria.

    1.Agama :smile:

    2.Keturunan :smile:

    3.Kekayaan :smile:

    4.Wajah :smile:

    Sperti itukan yg di perintahkan. :wink:

    SeManGat…sEmANgAT…. :smile:

  35. Camelia says:

    apakah salah jika saia menerima lamaran seorang laki2 karena rasa kasihan atas kejadian yang telah menimpa hidupnya? saia tidak mencintainya tapi saia ingin menjadi penghibur hatinya..

  36. Iqbal_Ir says:

    @qori,
    Pilihlah pendamping hidup dengan kriteria agama yg paling utama.

    @Camelia,
    Boleh saja, asal diniatkan utk mencintainya scr tulus & ikhlas krn Allah. Mgkn perlu waktu & proses utk mencintainya, tetapi jika diniatkan, Insya Allah bisa.
    Allah akn memberikan pahala jika anda ridho & ikhlas menerimanya.

  37. hardi says:

    :eek: untuk camelia ana sarankan jangan kerna bisa tdk baik hasilnya karna sebuah keimanan klo kita sampaikan dengan rasa kasihan tidak akan benar jadinya krn akan bisa bercampur antara yg haq dan batil perbaiki niat Karna Allah karna klo segala sesuatu kita niatkan karna Allah tdk akn ada kekecewaan dan klo karna Allah sudah pasti Agamanya lebih utama dari segala galanya sukron berjuang terus yah
    :hehe: :razz:

  38. siwi says:

    wahh.. ternyata … say tidak sendirian di dunia … ini….. terkadang saya marah dan agak menjauh dari Alloh kenapa Alloh tidak memberiku jodoh padahal saya berniat baik pad pernikahanku nantinya…… tapi skita tetap harus percaya pada kekuatan doa….
    semoga Alloh mengabulkan doa kita semua… amien :razz: :razz:

  39. me3 says:

    segala sesuatu akan terasa ringan dan mudah jika diniatkan karena ibadah kepada Allah SWT….
    sesuatu yang dipaksakan dan tidak sesuai dengan hati nurani akan mendatangkan penyesalan dikemudian hari…
    semoga kita selalu mendapat petunjukNya, dan dapat memutuskan sesuatu dengann benar… Amiiiin… :smile:

  40. me3 says:

    hehehe… lupa.
    minta izin ya, untuk meng-copy artikelnya….

    thanks… :cool:

  41. Mutmainnah says:

    Assalamu’alaikum, salam kenal!
    Rasulullah SAW. bersabda:”Annikaahu sunnatii, fa man tarokahuu falaisa minnii”. selamat buat ikhwan n akhwat yg sdh nikah, smg mnjd keluarga yg Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah Fiddini Waddunya Ilal Akhiroh, Allohumma Amiin…! buat yg belom, hrs sabar, mgkn Allah sdg menguji tgkat keimanan qt, qt hrs senantiasa brdo’a n brikhtiar, dg mmprbnyak Qiyamul lail, smg Allah memberikan yg t’baik buat qt, Amiin…..!SEMANGAT………..!

  42. abbas says:

    assalamualaikum wr.wb.

    ana seneng dapat bergabung lagi di blog ini. sdrku yg seaqidah n seperjuangan tetaplah terus semangat dijalan Allah dlm setiap lgkh kita. kita hrs yakin bhwa kehdpan ini nikmat n ttpan-Nya. oleh krnnya dlm menghdpi mslh appun nmnya kt kmblikan kpd-Nya. cthnya mslh jodoh, bg akhi/ukhti yg blm mndptkan psgn jagn prnh brkcil hati ttp bersha dn smkin dket dgn Allah, minta kpd-Nya. mmg mdh kt mngtkannya tp sgt brt mnjlninya. tp kita hrs kmbl kpd niat kita. insya Allah dgn niat yg tulus dn ikhls psti Allh akn beri jaln kmdhan. jika slma ini kt mrsa jauh / tak knjung dtg sang tmbtan hati, ykinilah suatu saat cpt ato lmbt pst dtng jg. intinya keyakinan kita dn kedekatan kt kpd-Nya. Allah tdk akn mmbiarkan hmbnya yg tlus ikhlas mnghrap ridho n maghfirah-Nya. dg ruhiyah yg baik mka sma kan mjdi mdh dn ringan.
    smg kt sma, akhi/ukhti smg sgra mndpt ap yg mnjd cita2 dn Allah sntiasa tnjuki kta Jln yg BENAR. amin…

  43. Abu Shidqie says:

    Siap atau tidaknya menikah itu bukan tergantung dari banyaknya referensi, pengalaman, pengetahuan ataupun maisyah yang dimiliki.
    Tapi, kesiapan hati untuk ridho dan ikhlas menerima segala pahit dan manisnya menikah. Biasanya yang pahitnya pasti masalah keuangan.

    Yang jelas, ketika hati sudah kuat berazam untuk menikah, segala kesulitan pasti bisa dilewatkan dengan mudah. Emang teori nya mudah, dan pasti prakteknya sulit,, tapi harus dijalani setiap detik perjalanan kesulitan tsb dengan “Bismillah”, menikah ini karena ingin mendapatkan keridhoan Allah.

    Jadi, Titip pesan aja buat saudari2ku muslimah, mumpung umur belum EXPIRED, menikahlah. Jangan sampai terjadi pada anda… “Dulu ketika masih laris, bilang “Siapa Elo..?? Tapi pas sudah expired bilang, ‘Siapa aja deh…”

    “Terjunlah sekarang juga, dan bangunlah sayap sepanjang perjalanan jatuhmu”.

    Abu Shidqie
    ————–
    http://www.namaislami.com

  44. qori says:

    Assalamu’alaikum……. :smile:

    Sahabat..ana gabung lagi yach..

    Ana punya teman yang begitu suka nya dia dengan seseorang sampai2 dia selalu berdo’a agar orang itu menjadi suami nya…Ana dah coba mengingatkan padahal belum tentu orang itu yang terbaik,mungkin Allah akan berikan yang terbaik dan bagaimana kalau bukan orang itu yang menjadi jodohnya.

    Jujur ana takut kalau2 teman ana itu kecewa,ana dah berusaha menjelaskan tapi tetep aja teman ana itu yakin kalau dia jodohnya orang itu,bukan ana aja yang udah ngingetin tapi Ustad/Murrobi ana pun dah ngingetin…

    Ana mohon bantuan antum sekalian gimana lagi caranya… padahal pria ini banyak juga yang suka. Ana berterima kasih banget kalau ada yang bisa bantu,ana bingung ngadepin nya.

    Wassalamu’alaikum…. :smile:

  45. hardi says:

    :eek: ituh mah yang namanya cinta buta heeeee dah susah diingatin kecuali sudah kepentok baru dia akan sadarkan diri bisa melek heeee klo gtniat dia udah gak benar pasti karna dunia suruh perbaiki niyatnya saja dulu ok semangat terus ber tausyiah :razz:

  46. ds ikhwan says:

    sampaikan pada yang buat dirinya,,,,,segala keluh kesahmu
    pasti akan jawabanya……….

    semangat

    dwik 081703393793

  47. haRDI says:

    :eek: makdunya apa tuh dwikana gak paham konsul tasi gt ada biyayanya gak dan ente sendiri udah nikah blm jangan mau kasdih solusi masalah nikah antum sendiri blm menikahg lg heeee :razz:

  48. haRDI says:

    tapiiii tetep semanagt yah aye setujutuh semangatnya

  49. maisarah says:

    :smile: ahaaa…. bagi yang belum mendapatkan jodoh sabar aja ya…, yang penting tetap berikhtiar…

  50. maisarah says:

    :smile: assalamu’alaikum akhi wa ukhti…senang sekali rasanya bisa bergabung disini,oya bwt akhi wa ukhti semoga mendapatkan jodoh yang baik,allah pasti akan memberikan jodoh yang baik apabila kita baik,jngn lupa mintalah pertolongan kepada allah karna hanya allah yang mengetahui siapa yang berhak mendampingi kita…. tetap spirit and istiqomah :smile:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>