Featured Posts

Wara-wiri: Xochimilco, Mexico City Edisi wara-wiri kali ini kita akan jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi di Mexico. Namanya Xochimilco. Xochimilco adalah sebuah kanal yang dibangun pada zaman suku Aztec ratusan tahun yang lalu. Pada...

Read more

Wara-wiri: Piramida Teotihuacan, Mexico Blog ini sudah jarang di update ya... :hehe: Untuk ke depan, mungkin lebih baik jika ditambah seri jalan-jalan. Jadi kalau ada waktu dan kesempatan, wara-wiri selama ini dan wara-wiri sebelum-sebelumnya...

Read more

Main game: Assassins Creed Revelations Bisa dibilang game Assassins Creed Revelations ini adalah game saya yang paling favorit. Selain game ini, ada game lain yang ber-genre mirip, yaitu Overlord II yang juga favorit saya. Awal saya main...

Read more

Sedikit tentang kebiasaan Jalan Kaki Saya terbiasa dengan jalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi sejak meninggalkan bangku kuliah, aktifitas ini sudah sangat jarang dilakukan. Terutama sejak bekerja, karena ada beberapa hal...

Read more

Browsing terenkripsi & terkompresi dengan SSH dan squid... Di berbagai kantor/perusahaan, sudah menjadi kebijakan perusahaan untuk memblokir akses internet pada alamat-alamat website yang tidak sesuai dengan kebijakan kantor. Ini memang sudah lazim dan tentunya...

Read more

  • Prev
  • Next

Meningkatkan kemauan

5

Category : Keseharian, LifeSkills and Motivation

Setiap orang tentu mempunyai keinginan dalam hidup. Sebagai manusia biasa, seseorang dapat saja memiliki keinginan bahkan memiliki beberapa keinginan (tidak hanya satu). Keinginan dapat berbentuk bermacam-macam, berbagai fantasi manusia juga dapat menjadi sebuah keinginan. Namun demikian keinginan tersebut dapat dibedakan menjadi keinginan yang realistis atau tidak realistis -meski terkadang banyak orang yang menginginkan keinginan yang tidak realistis dapat terealisasi-. Setiap orang yang mempunyai keinginan tentu harus siap dengan berbagai dampak atau konsekuensi logis dari apa yang diinginkannya. Baik konsekuensi tercapainya keinginan dan konsekuensi gagalnya keinginan.

Konsekuensi logis agar dapat tercapainya keinginan, adalah dengan meningkatkan kemauan. Mau untuk berusaha mencapai keinginan, mau untuk berjuang, mau untuk sukses, juga mau untuk menerima resiko dari apa yang diperjuangkannya -termasuk resiko untuk sukses dan berhasil atau sebaliknya-.

Keinginan harus disertai dengan tindakan untuk mewujudkannya. Bukan hanya sekedar ingin tetapi harus mau dan berusaha memperjuangkannya. Disinilah kemauan berperan penting. Ketika kemauan sudah mulai tumbuh, sedikit demi sedikit harus ditingkatkan agar semangat untuk terus “mau” tetap tumbuh dalam diri.

Ketika mulai menjalankan sikap mau tadi, masih diperlukan satu hal sebagai tambahan, yaitu keihklasan. Tiada artinya mau menjalani sesuatu dengan terpaksa. Segala jerih payah akan hilang seiring dengan hilangnya keikhlasan. Disinilah tambahan kemauan dalam mencapai keinginan, yaitu mau untuk ikhlas.

Selamat berjuang mencapai keinginan, terus berusaha untuk meningkatkan kemauan untuk mencapainya dan selalu ikhlas dalam menjalani segala sesuatunya.

Comments (5)

Penting juga untuk berikhtiar secara maksimal. Sering terjadi ikhtiar baru sekali.. udah langsung tawakkal. Mana bisa berjasil… kecuali ada keajaiban.
Btw, thanks pencerahannya… :neutral:

yup bener banget mba, harus usaha (baca = berjuang) semaksimal mungkin… Usaha juga jangan hanya sekali, tetapi perlu beberapa kali supaya peluang berhasil semakin besar… baru kemudian tawakkal :)

pagi mba..saya eko mahasiswa pascasarjana UGM MSTT(magister sistem teknik transportasi) saya lagi melakukan penelitian tesis saya dengan judul analisis kemauan penumpang udara di bandar udara untuk menggunakan bus patas…yang menjadi permasalahan saya adalah saya pengen pengertian tentang KEMAUAN PENUMPANG. mohon dari mba kl punya referensi tentang definisi kemauan penumpang bisa di bagi ke saya…dan bisa di kirim ke alamat email saya,,thx B4 mba

siang, mba..
saya intan mahasiswi jur. pend. b. inggris upi..
saya bingung ketika saya mendapatkan tugas yang bertumpuk dan tak ada hentinya saya cepat merasa bosan ketika mengerjakannya..
susah sekali menimbulkan kemauan yang keras untuk menyelesaikan tugas2 itu.
boleh minta pendapatnya ga mba’ bagaimana menghilangkan kemalasan itu???
makasih ya.. :smile:

malam mba….
saya seseorang yang mempunyai kekurangan fisik tidak bisa memmbungkuk akibat olah raga tapi itu kelebihan saya. alhamdulillah udah kerja dan mempunyai usaha sampingan cemooh kadang datang respon positif juga ada itu yang membuat kemauan saya tidak konsisten apayang harus saya lakukan sebetulnya usaha ini sangat prospektif, untuk sebuah konsistensi kemauan apa pendapat mba…trims

Post a comment

Smilies

:smile: :mrgreen: :razz: :eek: :???: :wink: :cool: