Featured Posts

Wara-wiri: Xochimilco, Mexico City Edisi wara-wiri kali ini kita akan jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi di Mexico. Namanya Xochimilco. Xochimilco adalah sebuah kanal yang dibangun pada zaman suku Aztec ratusan tahun yang lalu. Pada...

Read more

Wara-wiri: Piramida Teotihuacan, Mexico Blog ini sudah jarang di update ya... :hehe: Untuk ke depan, mungkin lebih baik jika ditambah seri jalan-jalan. Jadi kalau ada waktu dan kesempatan, wara-wiri selama ini dan wara-wiri sebelum-sebelumnya...

Read more

Main game: Assassins Creed Revelations Bisa dibilang game Assassins Creed Revelations ini adalah game saya yang paling favorit. Selain game ini, ada game lain yang ber-genre mirip, yaitu Overlord II yang juga favorit saya. Awal saya main...

Read more

Sedikit tentang kebiasaan Jalan Kaki Saya terbiasa dengan jalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi sejak meninggalkan bangku kuliah, aktifitas ini sudah sangat jarang dilakukan. Terutama sejak bekerja, karena ada beberapa hal...

Read more

Browsing terenkripsi & terkompresi dengan SSH dan squid... Di berbagai kantor/perusahaan, sudah menjadi kebijakan perusahaan untuk memblokir akses internet pada alamat-alamat website yang tidak sesuai dengan kebijakan kantor. Ini memang sudah lazim dan tentunya...

Read more

  • Prev
  • Next

Dan akhirnya ban motorpun bocor

9

Category : Keseharian

Tambal banDan akhirnya ban motorpun bocor.

Kemarin menjalani hari seperti biasa, menjalani rutinitas kantor yang saat ini masih lumayan belum banyak pekerjaan, mengikuti web based learning dari internal website kantor. Akhirnya hari menjelang sore, waktunya untuk melanjutkan dengan kegiatan selanjutnya, mengikuti perkuliahan di Depok. Waktu sudah menunjukkan pukul 5 kurang 15 sore. Wah malu juga menjadi orang yang pulang pertama dikantor saat yang lain masih duduk di kursi masing-masing. Akhirnya pulang juga, masuk dalam lift dan menuju parkiran motor.

Setelah sampai parkiran, kemudian membuka kunci pengaman dan melepas standar motor, tapi kok jadi rendah banget dudukan motornya. Setelah diperiksa, ternyata bannya bocor. Hiks… :( setelah ditanyakan dengan tukang bakso lokasi tambal ternyata tidak begitu jauh dengan lokasi parkiran. Melanjutkan sedikit mengobrol dengan tukang bakso teersebut, ternyata kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Modusnya adalah dengan menyebarkan paku pada jalan raya dengan cara random saja pada sekitar jalan Iskandar Muda (Pondok Indah). Ternyata ada 2 tambal ban pada lokasi yang berbeda, salah satu diantaranya yang suka menyebar paku kata bapak tukang bakso pernah suatu ketika kedapatan sedang menyebar paku dan ditangkap oleh warga. Jadi tips dari tukang bakso jangan terlalu kepinggir jika naik motor di wilayah ini.

Akhirnya motor dibawa kepada tambal ban yang terdekat, lumayan juga jaraknya kurang lebih 400-500 meteran. Setelah ditambal, kemudian melanjutkan perjalanan ke Depok. Beruntung sekali ternyata perkuliahan pertama ditiadakan sehingga tidak terlambat untuk mengikuti perkuliahan jam kedua.

Jadi terbayang dengan tukang tambal ban, apakah dengan cara ini saudara2 kita mencari nafkahnya..?? semoga Allah memberikan kemudahan kepada mereka dalam mencari nafkah dan memberikan kesabaran dalam berusaha.

Comments (9)

Aku juga baru aja service motor
- ganti aki
- ganti ban dalam
- ganti oli
- dll

habis 175 ribu …….. piuh

:shock: waahh ck ck ck… perawatan motor ternyata mahal ya cak… :D

Bulan kemarin aku ganti ban dalam 2x, ganti kanvas rem belakang, service, ganti olie 2x (takut yg pertama olie palsu, soale baru seminggu mesin terasa kasar gitu). Biayanya ?? Hhmmm, berapa ya ? Lali aku :smile: Minggu ini jatahnya ganti olie lagi :smile:

Pak Iqbal, yang di foto itu motor sampeyan ya ? Siapa tau aja nanti di jalan ketemu sama B 6399 SAX :smile:

#2. waahh… banyak perawatan y bu Kosi…

ehmm… iya, nomor polisinya yg tertera dalam gambar itu, B sekian-sekian TDK :D siapa tau aja kita papasan dijalan bu… :)

Wah…belum pernah naiek vespa ya? kalo udeh, pasti tahu gimana rasanya bila ban belakang ban vespa kite tiba tiba kempes….serasa lagi jihad di Irak untuk gantinya ;))

alhamdulillah skrg udeh ganti motor yang pearwatannya lebih praktis :D

waahh…. ortu saya juga pake vespa pak. Pernah sekali waktu vespa mogok dan terpaksa ngedorong dari Pondok Cina (UI) sampe kost-kosan di Matrial… pfiuuhhh… terasa buanget cape’nya pak… :D

Saya pun pernah berpikir sama, “dengan cara seperti itukah si tukang tambal ban mencari nafkah?” halal dan barokahkah bila dinikmati juga oleh keluarganya?? Semoga Allah memberikan petunjuk kepada orang yang demikian. Karena saya jg sering mengalami hal serupa,ban bocor dan sobek karena tertancap paku. Sekedar informasi berhati-hati saat melaju di jalan Gatot Subroto depan Komdak. lajur tengah, jangan kepinggir.

Amieennn… semoga para penambal ban diberikan petunjuk dalam mencari nafkah… :)

wah, terima kasih info-nya y… mudah2an bermanfaat… :)

[...] Ahhh… Saya kembali lagi mengalaminya. Ban sepeda motor saya bocor (lagi). Kali ini untuk ketiga kalinya saya mengalami bocor ban. Kejadian kedua dan ketiga saya alami di KPPTI, sama-sama sewaktu saya kebagian shift sore. Tempo hari dan saat ini selalu saja ada korban lainnya. [...]

Post a comment

Smilies

:smile: :mrgreen: :razz: :eek: :???: :wink: :cool: