Jalan-jalan ke Bandung dan Kampung Daun
Published by Iqbal_Ir 2 years, 7 months ago in Keseharian.Sabtu dan minggu kemarin ini (22&23 April), saya beserta istri menyempatkan berkunjung ke Bandung. Selain menunaikan janji minggu kemarin yang kami akan menyempatkan berkunjung dengan orang tua di Bandung, kami juga berniat untuk jalan-jalan menyusuri kota Bandung.
Kami berangkat dari Jakarta sekitar jam 12 siang dan tiba di rumah orang tua sekitar jam 14.30. Sejak siang sampai sore kami menghabiskan waktu dirumah saja, sampai tiba waktu makan malam. Kali ini kami makan malam di luar rumah, sekali-sekali makan diluar mencari suasana yang baru.
Setelah makan malam, kami melanjutkan dengan jalan-jalan ke Kampung Daun. Kampung daun adalah sebuah Resto dan tempat rekreasi yang dipadu apik, sehingga suasana malam sangat romantis dan terasa. Berlokasi tidak jauh dari terminal Ledeng. Suasananya sangat suasana asri, dengan tangga setapak dan tempat lesehan makan di kanan dan kiri. Pada beberapa tempat juga terdapat aliran air dan air terjunnya. Suasana yang dinginpun ikut menjadi semakin dingin karena pada sore harinya kota Bandung diguyur dengan air hujan yang cukup deras.
Sekilas tentang Kampung Daun yang dkutipan dari harian Sinar Harapan (http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/usaha/2004/0110/ukm3.html) :
Berada di lembah di antara Desa Cihideung dan Cigugur, 4,7 kilometer dari ujung jalan Sersan Bajuri pertigaan Terminal Kendaraan Umum Ledeng Menuju arah Parongpong Lembang, Kampung Daun tertata alami dan kental nuansa natural. Tempat yang dahulu bernama Cadas Gantung di dalam kawasan Vila Trinity kemudian dirancang secara unik menjadi tempat bersantai yang jauh dari kesan formal.
Jalan-jalan ini tidak dibilang sebagai honey-moon, karena kami memang belum merencanakannya. Sekedar jalan-jalan biasa yang cukup berkesan. Kamipun tidak menyadari akan waktu, ternyata sudah hampir pukul 12 malam. Waktunya untuk pulang. Bagi yang ingin kesana, silahkan diluangkan waktunya. Dijamin tidak akan menyesal, apalagi jika kesana diwaktu malam.
Pasti lebih indah.

14 Responses to “Jalan-jalan ke Bandung dan Kampung Daun”
- 1 Pingback on Apr 24th, 2006 at 3:21 pm
Click to Social Bookmark












































![[Spirit in everything we do]](http://blog.iqbalir.com/wp-content/themes/alphanauthilus/styles/alphanuathilus/images/logostatis.gif)
jadi sekarang kalo posting dah bawa2 istri kang?…
*ni postingan ‘menganiaya’ betul gambar2 pendukungnya…
pantesan…kemarin gk mau diganggu… :d
mas…masih utang spaghetti!!!!!
Jalan2nya mesra banget pasti menyenangkan ya. met bahagia dech
#Dhika
Iya kang, skrg khn sdh sama istri…
nda ngerti maksudnya kang..
hehehe
#Ajeng
Wah bukan begitu jeng, boleh2 aja kok diganggu…
Utangnya kapan mo di bayar jeng. Nti kl ke bdg aja ya atau mao di jkt aja…?
#Madigol
Makasih banyak ya kang…
Gimana kang Iqbal, enak kan punya istri..? hehe
. Setelah menikah pasti hidup lebih teratur kan, ada yang mengurusi, makan ada yang nemenin, tidur ada yang nemenin, Sholat bisa berjamaah sama istri ( malah pahala 27 x lipat derajatnya pula),klo berfoto ada yang dipeluk-peluk
, kerja lebih bersemangat, kuliah lebih konsen. ya ngga Kang…?? Selamat yak , Selamat menikmati mahligai rumah tangga. Semoga cita-cita Kang Iqbal bersama istri untuk membangun RT yang samara dapat terwujud. Amin
#Nesty,
deh
hehehe…
Iya betul banget mba, menikah ternyata enaknya cuma 1%… sisanya 99% ****
Amiinn… makasih doanya mba, semoga Allah melimpahkan kebaikan kepada kita smua…
Pagi,
Sepertinya Kampung Daun tempatnya bagus sekali.
Boleh minta tolong untuk menuju sana dengan mobil pribadi, gimana ya ?
Maklum saya nggak tahu jalan ke sana.
Saya dari arah Jakarta yaa…
Lalu disana juga ada penginapannya nggak ?
maten anyar ya…slamat ya kang…wahh, bandung kan, dingin tu…jadi bulan madu dirumah aja bisa hangat..cofe he..he..he..sukses ye…
datangnya pas mau tutup jam 24.00 jadi kebagian nikmati suasananya doank..
mang sih… tempatnya sakral banget & romantis banget sebanding lah sama harga makanannya yang sedikit agak mahal
waduh mesranya si mas ini sama si mbak, jadi ngiler
kampung daun…. mmmMMmmm…… rasanya pengen seperti mas… jalan2 bareng istri kesono (namun sayang maseh jomlo)
but never mind lah….
Sy asli Mks, mdh2n bs ke Kmpung Daun jg,kbtln lg di Bndung temenin suami tgs….. Ehm bs foto mesra kyk Aa dan teteh dooong