Missed Communication (Misscom)

Saya : “Pak, masih lama ya bukanya ?”
Satpam : “Sebentar lagi pak.” (Jawabnya sambil menunjukkan jam yang sudah menunjukkan pukul 07.30).

Percakapan diatas mengawali percakapan dengan satpam pada salah satu cabang bank swasta di bilangan Condet. Pagi itu saya mengambil uang di ATM untuk diberikan kepada orang tua sebagai uang belanja bulanan sebelum saya pergi berangkat kerja ke kantor.

Saya : “Saya ke rumah dulu ya pak sebentar, sambil nunggu buka. Rumah saya deket deket kok pak.”
Satpam : “Iya, silakan pak.”

Tak lama kemudian, saya pergi ke rumah orang tua. Ngobrol dirumah sebentar dan kemudian pergi kembali karena ingin kembali ke bank tersebut.

Sesampainya kembali di bank :

Saya : “Masih lama pak bukanya ?”.
Satpam : “Ngga kok pak, sebentar lagi juga buka. Petugasnya juga baru datang.” (sambil menunjuk petugas Customer Service (CS) yang kebetulan baru saja sampai.)
“Nungunya di dalem aja pak, masuk aja.”
Saya : “Iya deh pak. Saya masuk dulu.”

Sesampainya di dalam, CS-nya sudah duduk di mejanya dan saya duduk dalam tempat duduk tunggu.

CS : “Keperluannya apa pak ?”
Saya : “Saya ingin mendapatkan card untuk internet banking, seperti Key***” (sambil menyebut produk e-banking pada salah satu bank swasta lainnya yang biasa saya gunakan.)
CS : “Ohhh itu ya… Silahkan tunggu ya…”

CS tadi masuk ke ruangan lain dan saya menunggu sekitar 15-20 menit. Saya menunggu tidak sabar karena akan ada training di kantor, ingin cepat-cepat datang ke kantor. Akhirnya sampai juga pukul 8 dan CS tadi kembali ke mejanya, mengenakan name-tag, kemudian tersenyum sambil membawa beberapa berkas.

CS : “Bawa buku tabungannya kan pak ?”
Saya : “Iya bawa.” (sambil menyerahkan kepada CS tersebut)
CS : (membuka berkas sambil mencari-cari nama yang tertera dalam berkas tersebut)
Saya : “mba, saya sudah dapat kalau yg itu” (sambil menunjuk berkas yang dimaksud di tangan CS tersebut)
“Ini punya saya.” (sambil menunjukkan berkas yang sama yang saya miliki.)
CS : “Ohh sudah punya access code-nya ya..??”
Saya : “Iya mba, saya butuh pin token untuk internet banking
CS : “Oohhh… Token pin ya… Kalau itu ngga ada disini pak, adanya di cabang besar. Bapak pergi ke cabang PP Plaza saja, disana ada pak. Harganya Rp. 20.000,-”
Saya : “
Hayaah… ^%#^%@&$#%$!@)*@##


3 Responses to “Missed Communication (Misscom)”  

  1. Gravatar Icon 1 pandri

    lain kali harus lebih jelas dan tegas pertanyaannya mungkin wass.

  2. Gravatar Icon 2 azfa

    Assalamualikum…
    mas iqbal…
    website bagus nih… masyaAllah…
    mau tanya mas…
    kalau bikin site di .com… biayanya berapa mas pertahun?
    ok… I’ll appreciate if you can visit my blog at http://azfaazfa.blogspot.com
    thanks…
    wassalam

  3. Gravatar Icon 3 iqbal_ir

    #Pandri
    Iya bener mas, Miskom dapat terjadi kapan saja. Karena itu perlu penegasan supaya ngga miskom lagi.

    #Azfa
    Alaykummussalam wr wb,

    Untuk .com domain, bisa mendaftar pada penyedia jasa domain. Harga pendaftaran bervariasi, ada yang cukup mahal dan ada yang murah. Contohnya bisa dilihat disini:
    ARDHosting
    Server Merdeka

    Blog-nya Azfa juga bagus…

Leave a Reply

Smilies (Seperated with space) :

:smile: :mrgreen: :razz: :eek: :???: :wink: :cool:





wordpress k2 [Spirit in everything we do] feed