Pertahanan spam saya akhirnya bobol, terakhir kali saya masih menggunakan Spam Karma 2 yang dibantu dengan Spam Karma 2 Akismet sebagai pertahanan terhadap spam.
Spam Karma memang enak bagi yang sering kesulitan meng-approve setiap komentar yang masuk (mungkin karena jarang online atau kesibukan lainnya), sehingga kita biarkan saja spam karma yang mensorting berdasarkan kriteria-kriteria yang dibuat. Tetapi belakangan ini (satu atau dua hari ini) sepertinya ada banyak kesalahan interpretasi yang dilakukan oleh Spam Karma. Banyak spam yang dianggap bukan spam sehingga banyak yang masuk ke kotak approved comment. Ini membuat saya kembali memoderasi komentar yang masuk untuk di kembalikan ke kategori spam. Cukup banyak yang saya edit dalam kolom spam, sampai-sampai saya harus memeriksa database di mysql server untuk memastikan semua spam comment terah terhapus.
Oleh karena itu saya mematikan plugin Spam Karma, meski update untuk ini telah muncul pada spam karma 2.3. Namun saya masih ragu menggunakannya, terlebih pencipta spam karma terlihat sudah ingin berhenti mengembangkannya.





banyak spam itu berarti blognya makin tenar cak, makan2 dong
Oooo.. baru ngeh
Ahh… Yg blognya tenar khan sampeyan cak…
hehe…
[...] Websnapr akan memunculkan thumbnail sebuah tautan dan linkcount akan menunjukkan jumlah blog yang nyolek sebuah blog. Percobaan ini tentu bukan tanpa resiko; websnapr adalah gangguan bagi sebagian orang dan implementasi keduanya (pasti) akan mempengaruhi kecepatan akses. Setelah 2 hari memperhatikan dengan seksama *dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya?, rasanya websnapr ini agak diskriminatif; bukannya thumbnail skrinsut blog bersangkutan yang nongol, namun masih terus saja dinyatakan thumbnail masuk dalam antrian. Apa karena blog anak-anak IMB kurang tenar? Kalau dalam beberapa waktu mendatang tetap saja masih diskriminatif, mungkin bukan rejeki websnapr buat nangkring di halaman registrasi. Anda punya masukan lain? [...]
Spam Dilawan…………….:hehe: