Cara membaca meteran listrik

Melengkapi post sebelumnya. Berikut ini saya tampilkan bagaimana cara membaca meteran listrik. Ini adalah meteran listrik yang saat ini sedang berjalan dirumah saya:

Membaca meteran PLN

Cara membacanya dengan hanya meihat bagian yang hitan/biru pada gambar bukan bagian yang berwarna merah, bagian merah yang berjalan tidak dibaca. Dengan demikian pada gambar tersebut hanya dibaca 499 saja, tanpa angka 5. Jika pembacaan meteran tidak sesuai, anda bisa mengadukan ke Call Center PLN 123.

This entry was posted in Keseharian, Rumah mungil. Bookmark the permalink.

19 Responses to Cara membaca meteran listrik

  1. Pingback: PLN salah catet meteran listrik ?? Hitung sendiri saja tagihan listriknya at http://blog.iqbalir.com

  2. hanum says:

    Mo nanya :
    Laporan up to date penggunaan listrik sebenarnya diambil tiap tgl berapa sih? Klo saya, pasti tiap tgl 1 nyatet meteran, trus tak pasang di papan info PLN & PAM yg digantung di dinding. Tapi kok petugas PLN seringnya nyatet tgl 5-10 ya?

  3. Iqbal_Ir says:

    @1,
    Saya pernah tanya ke petugas yang nyatet dateng ke rumah-rumah. Katanya dia nyatet setiap bulan mulai tanggal 20 keatas. Jadi tagihan bulan depan dicatat setelah tanggal 20 bulan ini, begitu katanya….

  4. Angel says:

    Di tempat saya, biasanya nyatat tgl 16. Kalo gak salah, cut off rekening memang sekitar tgl 16.

  5. KISRON says:

    :???: DITEMPAT KU DI CATET SEKALI 6 BULAN… MAS..:cool:

  6. sentot says:

    suka-suka lah PLN Mau apa capek mikirin BUMN negara yang maunya seenak udelnya dewe-dewe. Yang ada dibenak PLN itu duit-duit mulu, jarang yang mikirin pelayanan yang sebaik mungkin, …

  7. felix says:

    pln listrike aja depateni baen!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!:???::wink::cool::cool::eek::eek::razz::hehe::smile:

  8. Edyy says:

    Knapa Ga Kita cari solusi yang lain seperti, menggunakan tenaga surya buat rumah atau tempat usaha…….:smile: Kira2 kita bs ga merealisasikanny?…:smile::smile:

  9. Ardji says:

    toko saya baru pasang listrik..udah 2 bulan pasang meteran ga ada tagihannya….dari o sampai saat ini udah 500 :eek:

  10. tito says:

    tolong PLN perbaiki terus kinerjanya saya kira PLn sudah bekerja semaksimal mungkin tetapi masih terus mawas diri terhadap pekerjaannya.tidak semua pegawai PLN melempem banyak pegawai PLN yang ok pny dan tidak memikirkan apapun kecuali perbaikan kinerja terhadap target PLN.

  11. tito says:

    Baik PLN maupun pelanggan mari secara bijak membantu kinerja PLN untuk perbaikkan pelayanan PLN yang sangat kita sayang karena PLN milik bangsa kalau BUMN ini dipegang oleh pihak asing maka apa yang terjadi kita akan mengalami masa – masa dimana rakyat tidak bisa menikmati listrik dengan maximal.
    Mari kita sama – sama berikan masukkan – masukkan atau keluhan keluhan dengan baik dan bijak dengan harapan PLN akan semakin baik dan maju…..dan terus berdiri mendampingi rakyat untuk peran serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  12. tito says:

    laporkan dan sampaikan masukkan – masukkan dan keluhan – keluhan sampai kapanpun sampai PLn berdiri mandiri dengan kematangan profesional mari kita junjung bahwa semua yang berkaitan dengan rakyat harus kita lindungi dan kita besarkan karena PLN selalu berada disamping kita.

    untuk 1 liter bersin yang harganya 8000 ( tarif bisnis )
    dijual kemasyarakat dengan harga yang hanya Rp 1500

    karena 1 liter minyak hanya menghasilkan 3 kWh sedang PLN menjual kWh kepada kita 1 kWh = 500.

    mari dengan ikhlas dan tulus membantu PLN agar PLN kedepan lebih baik dan lebih profesional.

    dan untuk pihak PLN agar membantu pihak outsourcing untuk sama – sama membangun PLN yang kita cintai,bukannya malah menekan tetapi insya 4JJ ini hanya segelintir oknum PLN dan saya harap mereka berubah karena masyarakat mencintai PLN.

    TTD
    Pelanggan Listrik

  13. Teguh Yoewono says:

    Mohon Solusinya mas,
    Saya baru membeli rumah, dgn kondisi rumah lama kemudian kami perbahrui. Status yg tercatat di PLN adalah dgn nama pemilik pertama. Dan saat ini rumah itu belum kami tempati beberapa bulan terakhir ini sampai dengan sekarang dgn alasan lokasi kerjaan kami diluar kota.
    Nah, yang kami herannya kondisi rumah kami kosong namun tagihan listrik kami selalu besar rumah kami daya listriknya 1300, rumah itu hanya kami kunjungi paling banyak 2X sebulan itupun cuma paling lama 2 jam, dan listrik pun hanya menyala utk lampu dan pompa air utk ngepel lantai. yang kami bingungkan…. jumlah meteran yang ada dalam meteran itu berbeda dgn apa yg kami bayarkan melalui BCA ATM, bulan2 pertama kami hanya membar abodemen nya saja, namun beberapa bulan terkahir ini tagihan kami melunjak kira2 hingga Rp 200.000 perbulan padahal meterannya saja tidak bergerak…
    Nah jika begini salah siapa, padahal kami selalu membayar tagihan setiap bulannya.
    Mohon solusinya
    Terima Kasih

  14. Aan says:

    :cool: Makasih Gan ilmunya , sering bagi – bagi ilmu ya.

  15. Edy widarni says:

    Nah…ini petunjuk yang betul…..tapi….coba lihat direk PLN bila kita membayar…., selalu ditambahnya 2 digit angka nol dibelakangnya….apa ini nggak mengelirukan….emangnya nilai rupiah dapat ditambah 2 digit (sen … kali) nah, apakah Kwh ada SEN juga ya hingga PLN menambah 2 digit angka dibelakangnya????

  16. savira says:

    aneh ya kok pemerintah masih aja fokus ke PLN untuk energi kita… kenapa tidak diberdayakan saja tenaga surya seperti yang digunakan lampu lalu lintas selama ini…
    apa karena khawatir PLN tidak akan lagi menjadi monopoli untuk listrik ya….?????

  17. poejie says:

    pusing aq mikirin listrik,biasanya sie g pernah bayar,sekarang baru deh ngrasain klo bayar listrik tu bikin pusing kepalla

  18. andhika says:

    Listrik sebenarnya memang mahal, hanya saja utk di Indonesia pelanggannya masih disubsidi. Referensi harga listrik mahal bisa melihat tarif listrik kebanyakan negara lain di dunia, bahkan negara sekelas Laos dan Timor Leste juga sdh mahal, referensi lain bila pakai pembangkit sendiri, baik itu genset atau PLTS. PLTS Solar Home System yg bisa dipakai sendiri di rumah2 masyarakat harganya sbg investasi masih sangat mahal. Saat ini listrik sdh bukan dimonopoli PLN lagi, swasta sebenarnya sdh bisa masuk, hanya saja banyak yg ragu krn tarif listrik ke pelanggannya masih murah sekali. So, marilah Pemerintah dan PLN terus berbenah dan pelanggan juga jangan terlalu manja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>