PLN salah catet meteran listrik ?? Hitung sendiri saja tagihan listriknya
52 Comments Published by Iqbal_Ir 3 years, 2 months ago in Keseharian, Rumah mungil.Kronologis:
Awal bulan ini saya dikagetkan dengan tagihan listrik yang jauh melonjak. Meski saya baru menempati rumah dan selama satu bulan terakhir, saya memang menggunakan langsung listrik untuk keperluan sehari-hari tetapi rasanya tidak percaya dengan tagihan yang ditujukan untuk saya. Penggunaan listrik saya memang belum benar-benar dipakai, selama ini saya membayar tagihan listrik yang dipakai untuk keperluan membangun rumah dan pemakaiannya hanya untuk alat-alat listrik membangun rumah, jadi jumlah tagihannya sangat sedikit, tidak lebih dari Rp 80.000,-
Rumah kami tempati awal bulan May, jadi pemakaian listriknya dapat dilihat pada bulan Juni. Tanggal 3 Juni kemarin saya memeriksa tagihan listrik melalui Internet Banking. Alangkah kagetnya saya karena ternyata tagihan listrik saya sebesar Rp. 1.266.270,-. Ini sangat jauh diluar dugaan saya. Karena tagihan sebesar ini tidak rasional, maka saya langsung menelopon ke Call Center PLN 123. Melalui Call Center tersebut saya mendapatkan keterangan bahwa untuk bulan ini tercatat penggunaan sebesar 2.422 KWh dari pencatatan bulan sebelumnya sebesar 81 KWh. Jadi terlihat banyak sekali pemakaian listrik saya bulan ini.

Call Center tersebut juga memberikan rincian pemakaian bulanan saya sebagai berikut:
| Bulan Tagihan | KWh meter |
| Januari | 0 – 9 |
| Februari | 9 – 34 |
| Maret | 34 – 34 |
| April | 34 – 50 |
| May | 50 – 81 |
| Juni | 81 – 2422 |
Sangat mengejutkan saya pada pemakaian bulan ini yang sangat jauh melonjak (mencapai 2422 KWh). Oleh karena itu saya langsung memeriksa angka yang tercatat pada meteran KWh meter saya. Ternyata angka yang ditunjukan oleh meteran saya sebesar 412 KWh. Jadi terlihat kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh pihak PLN. Karena itu saya meminta dilakukan koreksi atas kesalahan tersebut dan saya tidak mau melalukan pembayaran jika kesalahan tersebut tidak diperbaiki.
Cara menghitung tagihan listrik PLN
Setelah mengetahui bahwa catatan meteran saya salah input oleh PLN, saya meminta dijelaskan bagaimana cara menghitung tagihan pemakaian listrik PLN. Berdasarkan jumlah pemakaian yang benar, maka catatan pemakaian listrik saya akan menjadi seperti berikut:
| Bulan Tagihan | KWh meter |
| Januari | 0 – 9 |
| Februari | 9 – 34 |
| Maret | 34 – 34 |
| April | 34 – 50 |
| May | 50 – 81 |
| Juni | 81 – 412 |
Jadi pemakaian bulan Juni saya sebesar 412 dikurangi 81 jadi sebesar 331 KWh. Dengan demikian total penggunaan untuk bulan Juni sebesar 331 KWh yang akan dihitung dengan tarif penggunaan PLN.
Berdasarkan informasi dari Call Center PLN 123 tadi, saya mendapatkan informasi tarif untuk penggunaan listrik rumah residensial dengan daya 2200 Watt (R1/2200) sebagai berikut:
| Penggunaan | Tarif (dalam Rupiah) |
| 20 KWh pertama | 390 |
| 40 KWh kedua | 445 |
| Per KWh berikutnya | 495 |
Jadi setelah dihitung akan menjadi seperti berikut:
| Penggunaan | Tarif (dalam Rupiah) | Biaya (dalam Rupiah) |
| 20 KWh (0 – 20) | x 390 | 7.800 |
| 40 KWh (20 – 60) | x 445 | 17.800 |
| 271 KWh berikutnya (60 – 331) | x 495 | 134.145 |
| Total | 159.745 |
Jadi didapat total penggunaan listrik sebesar Rp. 159.745,-. Ini adalah nilai pemakaian bersih tanpa Abodemen dan Pajak. Sekarang mari menghitung Abodemen dan Pajak.
Rumus menghitung Abodemen listrik PLN:
| Abodemen PLN = (Daya/1000) x (Rp/kVA) |
Untuk R1/2200, Rp/kVA yang ditetapkan PLN adalah Rp 30.200,-. Jadi Abodemen untuk R1/2200 adalah:
(2200/1000) x Rp 30.200,- = Rp 66.440,-
Jadi total tagihan listrik tanpa pajak adalah
Rp 159.745,- + Rp 66.440,- = Rp 226.185,-
Rumus menghitung pajak (3% dari total tagihan listrik anda):
3% x Rp 226.185,- = Rp 6.785,55 (dibulatkan Rp 6.800,-)
Jadi total tagihan PLN setelah dikenakan pajak adalah:
Rp 226.185,- + Rp 6.800,- = Rp 232.985,-
Cara cepat dan referensi perbandingan:
Silahkan hitung dari website resmi PLN:
http://202.162.220.210/simulasi/simulasi_anda.asp
Prosedur perbaikan pencatatan meteran listrik
Setelah mengetahui jumlah tagihan saya, saya kemudian menanyakan bagaimana prosedur perbaikan kesalahan pencatatan tersebut. Melalui Call Center tersebut saya dijelaskan tentang prosedurnya. Saya diberikan nomor customer complain 00761, kemudian pihak Call Center 123 akan memberikan form complain ini ke kantor PLN setempat. Kemudian Kantor PLN setempat akan mem-follow up dengan melakukan pengecekan kembali (cross check) ke rumah saya. Setelah dilakukan pengecekan ulang, saya diminta membawa kartu pencatatan listrik yang telah diperbaiki ke kantor PLN tersebut untuk meminta koreksi pencatatan listrik.
Jarak antara pengaduan ke Call Center 123 dengan petugas yang datang mengecek ke rumah saya adalah 2 hari kerja. Kemudian saya ke kantor PLN setempat untuk meminta koreksi pencatatan listrik. Disana saya diminta menemui bagian pencatatan meter. Setelah dijelaskan, petugas disana membuat surat laporan perbaikan. Tetapi saya tidak diberikan salinan surat tersebut, petugas memberikan penjelasan surat tersebut akan diberikan ke pusat PLN untuk dikoreksi pencatatan meterannya. Saya hanya diminta menunggu sekitar 3 hari untuk proses tersebut kemudian dipersilahkan memeriksa kembali tagihan listriknya. Jika sudah dikoreksi, saya bisa langsung membayar tagihan tersebut.
Berdasarkan percakapan dengan Call Center PLN 123 pada tanggal 3 Juni 2007, kurang lebih pukul 12 siang.
Update 13 Juni 2007 @ 11:11 AM:
- Alhamdulillah sekarang rekening tagihan PLN saya sudah di koreksi, jadi sudah tidak ada masalah kesalahan pencatatan lagi.
- Bagaimana cara membaca meteran listrik saya post juga disini.
Update 9 Januari 2008 @ 11:10 PM:
Update link simulasi PLN.
Wah, ada yang kurang stepnya mas, difoto dulu lembar pencatatannya tadi.
Siapa tahu ada pihak yang iseng, terus nggak mau dipersalahkan, lalu dia menambah angka, atau merubah hasil pencatatan tadi
eh, ngecek meteran listrik gimana sih?
@Andri,
Wah mas, krn rumah saya baru ditempati. Saya ngga ada lembar pencatatan listrik. Lembar itu dikasih 5 hari setelah setelah saya lapor ke 123. Petugas pencatat itu meminta maaf karena ada kesalahan pencatatan, dia mengaku khilaf.
@Dhika,
Saya sudah post disini cak. Gampang kok…
Mas saya mau tanya, saat ini pembayaran iuran listrik saya kolektif dari developer rumah saya saat ini. Saya sudah pernah tanya ID pelanggan tp tidak di kasi, padahal saya ingin tau tagihan saya itu sebenernya brp, karena sepertinya ada markup dr pengelola nya. Bisa tau tidak bagaimana caranya kita tau ID pelanggan PLN kita ? Mohon bantuannya. Terima kasih.
@Dian,
Saya tahu ID pelanggan dari Daftar Lembar pencatatan yang ada/tergantung di meteran listrik. Jadi lihat saja ID pelanggan dari lembar itu.
Alternatif lain, coba telpon ke Call Center 123. Sebutkan nama pelanggan dan alamat rumah. Mungkin akan bisa dicarikan oleh petugasnya.
Kalau management/pengelola tagihan Dian tidak memberikan ID utk yang dikelolanya. Itu patut dicurigai…
Malam mas,
kalu boleh saya ingin bertanya..
apa mas mengerti tentang tarif listrik untuk satu alat saja,
saya susah menjelaskan maksud saya, maksud saya begini,
misalnya, saya memamkai satu unit komputer dengan power consumption 400W, nah, apa mas tau berapa yang harus saya bayar jika dalam satu bulan, saya tidak pernah mematikan komputer saya?
terima kasih atas kesdiaan menjawab..
Wah mas, aku aja bingung nih baca tagihan ku
misal ada tulisan
LWBP : 00288500 – 00395000
WBP : 00000000 – 00000000
KVARH : 00000000 – 00000000
tagihan ku jumlahnya 612.000 … itu bener gak yah ?
LWBP 0028850 – 00395000 selisihnya merupakan konsumsi listrik Mas Dodhi dalam satu bulan so dikurangi aja 395000 – 288500 = berarti 106500 KWh. kalo WBP dan KVARH saya nggak tahu tuh…
Tips pencatatan meter listrik di rumah saya..
Setiap tanggal 1 setiap bulannya saya selalu catat meter listrik saya kemudian saya tulis diatas kertas ukuran A4 dekat meter listrik, dan ternyata petugas pencatat listrik yang setiap bulan mencatat mengikuti catatan yang saya buat di dekat meter listrik rumah saya tersebut, LWBP pada tagihan pembayaran rekening listrik selalu sama dengan catatan saya tersebut. Tetangga saya ada yang menggunakan whiteboard yang digantung dekat meter listrik atau didepan pagar rumah.
Semoga bisa membantu rekan-rekan semua.
@dodhi,
Betul seperti yang dikatakan oleh Chriestian, anda tinggal mengurangi pemakaian akhir dengan pemakaian awal untuk penggunaan bulan berjalan. Setelah menghitung selisihnya, anda tinggal menggunakan cara diatas untuk mendapatkan berapa pemakaian listrik bulan berjalan.
Untuk memudahkan perhitungan, silahkan manfaatkan fasilitas penghitungan dari PLN berikut ini.
oh gitu ya mas, thanks ntar aku cek lagi deh
saya mau nanya kalo di nameplate motor 3 phase sy di tulis daya 1 KW, berapa daya yang terpakai bila motor sy gunakan selama 1 jam ya……?
for chriestian,
saya coba tanya ke call centre PLN,
katanya dua digit terakhir tidak masuk dalam hitungan KWh
jadi bukan 106500 KWh
tapi 1065 Kwh
CMIIW
@Mulyono,
Iya, setahu saya digit terakhir tidak dibaca. Saya pernah posting tentang bagaimana cara membaca meteran listrik disini.
Kalau di meteran listrik saya dirumah cuma digit terakhir saja yang tidak dibaca, saya tidak tahu untuk jenis meteran-meteran lainnya.
@iqbal_Ir

posting saya tentang dua digit terakhir yang tidak dibaca
bukan dari meteran listrik tapi dari print out tagihan
terkait ama postingan dodhi
kalo dari meteran listrik mah, di rumah saya juga cuma
1 digit terakhir yang ga dibaca
@Mulyono,
ternyata dari bill tagihan bulanan yah…
Ohh begitu thoo…
Saya kirain lihat digit terakhirnya itu dari meretan listrik
dari catatan meter PLN anda dari januari:
Bulan Tagihan KWh meter
Januari 0 – 9
Februari 9 – 34
Maret 34 – 34
April 34 – 50
May 50 – 81
Juni 81 – 412
kalo di hitung2 :
Penggunaan Tarif (dalam Rupiah)
20 KWh pertama 390
40 KWh kedua 445
Per KWh berikutnya 495
total pemakaian 412 di bagi 5 bulan = 82,4 perbulannya
jd rata2 perbulan yg anda bayar diluar abodemen dan pajak :
20 x 390 = 7800
40 x 445 = 17800
22,4 x 495 = 11088
total = 36688 perbulan x 5 bulan = 183.440
tapi kalo terjadi asal catat akhirnya menumpuk di akhir bulan Juni
coba kita hitung :
januari (9 x 390) = 3.510
februari (20 x 390) + (5 x 445) = 10.025
maret (0)
april (16 x 390) = 6.240
may (20 x 390) + (11 x 445) = 12.695
juni (hitungan anda) = 159.745
total semua nya = 192.215
jadi ada perbedaan 192.215 – 183.440 = 8775
ini masih dalam skala kecil coba kalikan ada 1jt rumah
jd sekitar 8,775 Milyard yang didapatkan dari keuntungan PLN karena asal mencatat tidak tepat sesuai waktu tiap bulannya.
ya untuk menambah wawasan,… kalo ada yang salah mohon dikoreksi
thanks,..
@ndarmogandul,
Perhitungan aktual (yang sebenarnya) dengan perhitungan rata-rata perbulan tentu ada selisihnya…
Terkadang pemakaian bulan ini sedikit, otomatis bayarnya bulan ini dikit… Kl pemakaian bulan ini banyak otomatis bayarnya juga banyak… Nah itulah nilai aktual yang dibayar tiap bulan… Yang murah itu tiap bulan yang pemakaian 20 KWh pertama saja tiap bulan, kalo lebih dari itu bikin bayarnya mahal, jadi terkadang bulan ini mahal terkadang bulan depan murah (fluktuatif). Kalo dirata2kan dengan aktual tiap bulan tentu sudah pasti ada selisihnya… Karena yang kita bayarkan ke PLN setiap bulan bukan pemakaian rata2, tetapi pemakaian aktual bulan berjalan…
Misalnya nilai 82,4 itu (pemakaian rata2)…. Kl misalnya tiap bulan selama 5 bulan pemakaian berturut2 saya selalu pas banget meterannya bertambah hanya 82,4 tentu saya akan bayar (@ 36688 tiap bulan) jadi 183.440 total utk 5 bulan juga khan…?? Tetapi karena pertambahan meteran berbeda2 tiap bulan, jadi… Tentu tidak akan dapet nilai yang sama tiap bulan…
Masalahnya adalah, jika PLN tidak mencatat pemakaian bulan ini berdasarkan nilai aktual dari meteran… Petugas pencatatan di lapangan hanya mengira2 saja berdasarkan rata-rata pertabahan pemakaian bulanan… Ini yang menjadi masalah, karena ketika ada perbedaan nilai kita dapat saja dirugikan….
Ada baiknya untuk melakukan cross check ke call center PLN, berapa nilai yang dicatat oleh petugas dan membandingkan dengan nilai aktual pada meteran.
bal gmna sih cara hitung tagihan listrik untuk perbulan??:???::???:
ya betul untuk mencatat secara aktual, perlu konfirmasi, ini jg menambah beban kerja kita donk harus konfirmasi catatan yang sebenernya, harusnya ada alat yang mencatat secara otomatis berapa yg tertera di meteran kita jadi ga bisa asal mencatat begitu,
dari data meteran anda, sudah di pastikan ada kesalahan catat dan terjadi akumulasi pencatatan di bulan juni, apa mungkin dalam bulan juni anda memakai listrik sebanyak 331 KWH perbulan???? ini kan menambah beban selisih yang besar karena harus di kalikan dengan 495 tarif di atas 60KWH. kecuali dalam catatan tiap bulan anda di catat / asal catat di atas 60 KWH otomatis ga masalah sich,.. karena akumulasinya akan sama posisi tarif diatas 60 KWH,..
yang jd masalah itu kalo asal catatnya di bawah 60 KWH itu, padahal pemakaian umumnya rata2 dalam sebulan lebih dari 60 KWH???
demikian,..mohon koreksi
thanks
@ndarmogandul,
Akhirnya kembali kita yang dibebankan… Sekarang tinggal kita nih, mau repot apa ngga…?? Mana tidak ada layanan listrik alternatif selain PLN, salah satu hal yang membuat pelayanan PLN buruk adalah karena monopoli…
Betul, komentar terakhir ini saya setuju sekali…
supaya ngK PUSING,pake aja tuh kwh meter digital ter baru dari PT PLN. dapat mengurangi human error. thak
saya ngontrak di lahan perhutani untuk usaha. R1/2200. tagihannya naik lumayan banyak padahal makenya sama kayakbulan lalu dan bulan lalu lagi yang cuma dua ratus tiga ratus ribu.memangnya kalo tempat usaha yang ngontrak di lahan punya negara bayar listriknya lebih mahal dari rumah biasa gitu? terus tarif hemat sama non hemat itu gimana penghitungannya jadi pengen tau juga. kalo mas tau atau ada yang bisa kasihi info, mau dong ya..
saya bingung dengan perkalian Abodemen PLN = (Daya/1000) x (Rp/kVA).yang saya tanyain nominal 1000 nya dapaet dari mana
saya minta tolang berapa biaya abudemen / beban unruk tarif bisnis 11000 kVA.
ngitung rekening listriknya gimana cih???????
Mas saya mau nanya ne, saya tinggal di Ruko(Rumah Toko), berapa perhitungan biaya sebulan yang dikeluarkan untuk satu buah komputer yang dinyalakan setiap hari
Mas saya mau tanya nich, di tempat ku termasuk tarif golongan B1 dulunya kareana bangunan bekas pabrik, jd pembatasnya 160 amp. Nah saat ini ada mesin sebesar 30 kw yg di gunakan 24 jam, bagaimana cara menghitung beban pemakaian per jam, per hari dan per bulan serta perhitungan yg termasuk beban puncak dan non beban puncak? terima kasih mas.:smile:
Kalau nunggak tagihan listrik 1 bulan berapa dendaannya? Tanks…….:smile::)]
Bulan kemarin saya sempet kaget pada saat bayar tagihan listrik ortu,
. Dongkol bin kesel, saya chek pemakaian, ternyata ngk ada tambahan beban pemakaian listrik ( sama seperti bulan-bulan sebelumnya). Iseng googling eh..ketemu ma bang iqbal.. so ane jadi ngerti bin melek cara penghitungannya.
yang biasanya sekitar 190- 200 rbu / bln, bulan kemarin (10 okt – 10 nop) sebesar 390.000, wow.. hampir 100% kenaikannya
ilustrasi : setelah diitung2x (menurut petunjuk perhitungan bang iqbal)..
pencatatan meter terakhir (97921)-(97490) bulan sebelumnya
pemakaian yang harus di bayar : 431 KWH
Daya Watt sebesar : 900
Hasil hitung setelah abodemen + pajak (yang harus di bayar) : Rp. 212.927
(mohon koreksinya bang iqbal bila saya salah menghitung)..
Selisih tagihan PLN : 390.000 – 212.927 = Rp. 177.073
Weleh…weleh….
:eek:(no comment dech )
kalo udah kaya gini harus gimana duong… perlu ngk seeh komplen k PLN,
terus klo baca prosedur.. cara complen nya ampiuuunnnn…
so what gi 2 lhooo..!!!
thx alot bang iqbal.. ut rumus ‘n wacananya.. paling ngk kedepannya ane
jadi lebih teliti bin bawel ma petugas pencatatan listrik.succes 4 u…………..
@Zhafiri,
Lebih baik lakukan cross check dengan menelepon ke call center dari nomor telpon 123. Silahkan tanyakan catatan tagihan penggunaan listrik yang tercatat pada database PLN dan bandingkan dengan meteran yang berjalan di rumah.
Kalau catatan pada database berbeda dengan catatan pada meteran, lebih baik adukan dan complain ke petugas PLN.
Mudah kok, sayang dong uang kelebihannya bisa digunakan untuk kebutuhan lain.
barusan dapet tagihan.. shock. Rp 2juta. setelah dicek trnyata papan angka tagihan yg dipasang.. berubah dr angka yg sebenarny. lgsg lapor k PLN tp jawaban nya mengecewakan.. kesalahan pelanggan. TIDAK ADA SOLUSI PERBAIKAN, RALAT catatan meteran. Jadi harus dibayar.
mohon bantuan… (informasi dan saran) thx
saya baru tambah daya dari 2200 menjadi 3500 (B2) bulan september. selama bulan 10 dan 11 rata2 pembayaran Rp. 330.000 ketika pada tanggal hari ini 16 Desember saya d kejutkan tagihan 1.3 juta
katnya tarif ini saya harus bayar mulai desember 2008 sampai sterusnya
kalo mai turun ya harus bayar…trus sy mnta uang yg sy byr untuk naik dari 2200 menjadi 3500
ternyata dianggap hangus, katanya saya salah kenpa ngak minta info kalo sya kena 1,3 tiap bulan
PLN emang edan…gendeng….djancok
Klo berdasarkan simulasi PLN, sepertinya tarif 20Kwh pertama sudah tidak berlaku lagi, mohon konfirmasinya, thx.
@Agus,
Iya, barusan saya cek di website-nya PLN. Anda benar, sepertinya tarif 20 KWH pertama tidak berlaku lagi.
Untuk lebih meyakinkan, saya sarankan anda menelepon ke Call center PLN di nomor 123.
Tepat di bulan Desember 2008 bapak saya bayar listrik di daerah ternyata pas saya cek di sturk pembayaran Rp.43.745 + 2000 dan saya kurang yakin cek lagi di beking PLN ternyata cuma Rp .30 745 jadi tolong yang benar yang mana pengen tau penjelasanya dari pihak PLN .terima ksih
Mau tanya nih. Sempet kaget juga waktu bayar tagihan listrik bulan kemarin (jan)yang melonjak 2 x lipat. Karena shock akhirnya kita bayar juga daripada nanti kena pemutusan karena sudah lewat tanggal pembayaran.
Kami dirumah merasa tidak ada pemakaian yang lebih. Pemakaian listrik sepertinya normal2 saja. Setelah ilang shocknya, kami mengecek bukti pembayaran dan membandingkan jumlah penggunaan kwh bulan itu dengan bulan-2 sebelumnya. Ternyata jumlah kwh bulan itu rata2 sama bahkan lebih kecil dari bulan-2 sebelumnya. Sedangkan jumlah yang kami bayar mencapai dua kali lipat.
Pertanyaannya. Bagaimana cara komplainnya? Dan apakah kelebihan uang yang sudah terlanjur dibayarkan dapat kembali atau setidaknya dapat untuk menutup pembayaran bulan ini?
thx
@Tri,
Cara complainnya ya telpon ke call center 123 pak.
Setahu saya kalau memang benar salah hitung, uang kelebihannya bisa untuk menutupi biaya listrik bulan berikutnya.
@Tri, klo menurt gw gini nih :
Berdasarkan rumus perhitungan tagihan, faktor penentu adalah jumlah kWh n harga per kWh (sesuai bloknya). So klo di bukti pembayaran saja sudah terlihat bahwa jumlah pemakaian bulan x sesuai atupun rata2 dengan pemakaian bulan2 sebelumnya, saya pikir tinggal harga per kWH yang menjadi faktor terakhir. Dari situ menurut saya, ada kemungkinan terjadi mutasi (perubahan daya ataupun tarif) pada data pelanggan anda, jadi coba dicek dulu data pelanggan anda. Coba anda lihat Tarif/Daya dari bukti bayar bulan x dibandingkan dgn bukti bayar bulan2 sbelumnya, karena kalo jumlah kWh aja sudah rata2 (sesuai), maka faktor pengalinya (dalam hal ini harga per kWh) yang harus dicek kembali. Jika memang tdk ada mutasi, berarti memang harus dkomplen deh…
Wah hebatzz mas, perhitungan Rekening Listrik itu seharusnya diketahui semua pelanggan PLN. Jadinya mereka bisa tau hbs nya pemakaian listrik. Sedikit saya mau share, kalo mas Iqbal ato pembaca blog ini stand meter (KWH Meter) dirumah mengalami gangguan/macet,segera hub PLN. Karena banyak perhitungan disini yg terjadi ‘kesalahan’ perhitungan. Seringkali pihak PLN tidak mau menghitung secara adil (dirata-rata) tapi diatas perhitungan rata-rata. Ini pengalaman saya sampai saat ini sebagai programmer aplikasi PLN ( tapi saya bkn orang PLN, cm pegawai vendor PLN). Oh ya,info tambahan kalo di daerah kami (PLN Jateng DIY) data dari cater kami terima tgl 23 an,proses rekening dimulai tgl 1-4. Kalo boleh tau ini di daerah mana mas tinggal?
sekarang cara mencatatnya pakai camera digital jadinya tidak ditulis dikertas tapi langsung di foto KWh nya. mudah2an fotonya benar dan jelas angka KWhnya jadinya tidak salah catat. tapi kok tagihan saya naik terus yaa??
mas iqbal cara untk ngedapetin perhitungan untuk 450 kwh 450/xRp11000 dan 20 kwh Rp 16900 tu dpet darimana,dah ktetapan pa da itunganya lagi,,,tolong ya
makasih atas artikelx mas iqbal
Numpang tanya…
Kira2 antara sistem kontrak dengan PLN atau sistem Meterisasi (kwh meter) mana yang lebih menguntungkan????
Studi kasusnya seperti ini:
Dalam sebuah lokasi pabrik rencananya dipasang lampu penerangan sebanyak 10 titik.. semuanya mau pake HPLN 250 Watt, dan menyala 12 jam/hari.. Kira2 kalo di kwh kan, tagihan perbulannya berapa??? Minta rincian perhitungannya….
Kami mau lihat mana yg lebih untung dgn sistem kontrak???
trimssbe fore
Mas iqbal, mungkin nggak ya pemilik rumah yg saat ini sy tempati menyabotase listrik saya. Karena pemakaian listrik sy selama ini tetap tapi tagihan listrik sy terus meningkat sdgk dia tetap dan cenderung turun. Walaupun ada kenaikan hanya beda tipis. Sy curiga bahwa dia mencuri listrik saya. Menurut mas iqbal apakah mungkin rumah yg berdaya listrik 1300 dan punya komputer hanya byr sekitar 100 ribu lebih sedikit setiap bulannya. Sdgkn sy byr 250-300 rb/bln nya tanpa komp tp ada AC yg nyala hanya jam 9 malam -jam 5 pagi. Mhn sarannya. Tq Santi-jkt
saya baru tinggal di bali nih, nyewa villa gitu. trus hari ini baru terima tagihan yg bikin shock, 3juta kurang dikit. tagihannya sih bukan dari pln langsung, tp dr developer gitu. saya ga ngerti cara ngitung nya gimana. cuman ada begini: Electricity usage 2620, Base 10 Kwh 10000 PPJU 5%.. itu angka2 dapet dari mana ya? mau komplain tp bingung….langsung ke Pln aja kali ya?
mas saya mau hitung pengeluaran saya…..
tapi saya bingung cari tarif pln yang golongan bisnis 4400 VA…..
dan saya bingung gimana hitung tarif pada saat subuh subuh dan beban puncak….
soalnya ada yang bilang pada saat subuh subuh tarif pln lagi murah”nya, dan ada yang bilang pada beban puncak tarif pln lagi mahal”nya…
jadi gimana hitungnya mas…
tolong bantuin saya ya mas..
buat contoh yang gampang seperti 4400 VA saya pake full 24 jam…
tolong ya…
hehehehhe
peace……
Bos, mau tanya kalau cara cek rek listrik sudah bayar atau belum bagaimana?
Memang susah kalo sudah monopoli
…
2 hari ini saya direpotkan dengan PLN & besok harus ke PLN Jatinegara. Pasalnya, Selasa siang perumahan tempat saya tinggal dilakukan pemeriksaan oleh petugas PLN. ada 2 petugas PLN (ditemani seorang berbaju safari, yang kemudian saya tahu bahwa itu polisi) yang datang bilang untuk ngecek meteran. Kemudian dia mengeluarkan alat (berwarna kuning) dan bilang ke saya bahwa meteran ini sudah error sebesar 44%. Dia minta ijin untuk ganti meteran dengan yang baru. Setelah dicopot, dia bilang segelnya sudah terbuka 1, yang 1-nya lagi masih bagus. Kemudian saya diberikan berita acara & diminta untuk datang ke PLN Raden Inten. Terus terang awalnya saya gak ngerti maksud error, ganti meteran & kenapa harus datang ke kantor PLN. Kemudian diterangkan bahwa meteran yang lama akan dicek di lab di kantor PLN untuk mengetahui error-nya kenapa. Trus saya bilang ya udah khan sudah diganti baru, orang kita gak tau meteran error apa nggak. Kalo gak datang gak papa khan? Trus petugasnya bilang kalo gak datang dalam minggu ini, nanti ada surat pemanggilan lagi. Wah…kok jadi serius.
Rabu pagi saya ke PLN Raden Inten mendatangi bagian P2TL. Disana saya diberikan beberapa berkas, dimana saya harus membayar denda sebesar 6,2 juta. Saya minta diterangkan dan diinformasikan bahwa walaupun misal alat itu error sudah bertahun-tahun, tapi perhitungan denda oleh PLN yaitu dari 9 bulan x 720 (24 jam x 30 hari) x 0,85 (ini gak jelas darimana, si petugas cuman bilang ini sudah ketentuan seperti 1+1=2, maksudnya apasih
. kita khan konsumen awam & uang segitu gede banget) = 5 juta something. Gak jelas banget nih hitungannya.
Untuk tahu lebih jelas error-nya kenapa saya diminta ke PLN Jatinegara. Lho, kok kemarin bilang ke Raden Inten kok sekarang ke Jatinegara. Kemudian si petugas bilang, karena biasanya ada orang yang mau cepat beres dan langsung bayar dendanya tanpa mau tau error-nya apa. Wuih-wuih…no comment lah.
Btw, ada yang pernah punya pengalaman seperti saya ini gak? Kalo ada tolong sharing dong untuk solusinya, karena terus terang kami tidak pernah utak-atik meteran.
Mohon bantuannya yah
Tgl 23/02/2010 petugas PLN datang utk ambil foto kwh di rumah sy, tapi karna sy tdk dpt membukakan pintu pagar krn pd saat itu sy buru – buru pergi ke Rs karna memang ada yang darurat.
Tapi sore harinya setelah saya pulang dr Rs sy langsung mencatat KWHnya.
tgl 23/02/2010 Kwh yg sy catat yaitu 076401.
Pada saat saya mau membayarnya dr layanan bank (ATM/Internetbaking),
penagihannya sbg berikut:
LWBP = 00727300 – 00779500.
Dan yg sy tanyakan apakah ini sudah benar tagihannya apabila dilihat dari KWH Rmh sy?
utk sekedar info: PLN type R1/2200. saya jadi binggung sendiri sebenarnnya PLN dpt LBWP tagihanya itu dari mana yah?
kalo untuk daya 450 watt, tarif listriknya berapa ya pak?
mohon infonya dong…