Featured Posts

Wara-wiri: Xochimilco, Mexico City Edisi wara-wiri kali ini kita akan jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi di Mexico. Namanya Xochimilco. Xochimilco adalah sebuah kanal yang dibangun pada zaman suku Aztec ratusan tahun yang lalu. Pada...

Read more

Wara-wiri: Piramida Teotihuacan, Mexico Blog ini sudah jarang di update ya... :hehe: Untuk ke depan, mungkin lebih baik jika ditambah seri jalan-jalan. Jadi kalau ada waktu dan kesempatan, wara-wiri selama ini dan wara-wiri sebelum-sebelumnya...

Read more

Main game: Assassins Creed Revelations Bisa dibilang game Assassins Creed Revelations ini adalah game saya yang paling favorit. Selain game ini, ada game lain yang ber-genre mirip, yaitu Overlord II yang juga favorit saya. Awal saya main...

Read more

Sedikit tentang kebiasaan Jalan Kaki Saya terbiasa dengan jalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi sejak meninggalkan bangku kuliah, aktifitas ini sudah sangat jarang dilakukan. Terutama sejak bekerja, karena ada beberapa hal...

Read more

Browsing terenkripsi & terkompresi dengan SSH dan squid... Di berbagai kantor/perusahaan, sudah menjadi kebijakan perusahaan untuk memblokir akses internet pada alamat-alamat website yang tidak sesuai dengan kebijakan kantor. Ini memang sudah lazim dan tentunya...

Read more

  • Prev
  • Next

Syukur Nikmat

3

Category : Keluarga, Keseharian, Opini

Terkadang kita lupa dengan apa yang ada, apa-apa yang Allah berikan untuk kita. Makanan yang makan, pakaian yang kita gunakan, kendaraan yang kita pakai, rumah yang kita gunakan untuk berteduh. Semuanya adalah nikmat dan karunia yang Allah berikan untuk kita. Sudah semestinya kita mensyukuri nikmat-nikmat yang Allah telat berikan untuk kita. Rezeki juga adalah salah satu nikmat yang Allah berikan untuk kita. Rezeki seseorang tidak akan tertukar dengan rezeki orang lain. Allah sudah mengatur semuanya. Manusia tidak boleh cemburu atau merasa kurang atas apa yang telah Allah berikan untuk kita. Ingatlah bahwa segala sesuatunya milik Allah dan akan kembali lagi kepada-Nya. Janganlah merasa kekurangan dengan apa yang telah didapatkan/diberikan oleh Allah, apalagi merasa cemburu dengan rezeki yang bukan milik kita. Semua nikmat Allah sudah diatur, tinggal bagaimana manusia bersikap terhadap nikmat yang telah diberikan kepadanya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. an-Nahl, 16: 18).


Fabiayyi aalaa i rabbikumaa tukadzdzibaan?
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Yaa Allah… Masukkanlah kami kepada orang-orang yang mensyukuri nikmat. Amiinn…

Comments (3)

Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?

Seharusnya : Fabiayyi aalaa i rabbikumaa tukadzdzibaan

@invaleed,

Terima Kasih koreksinya kang… :)
Sudah saya koreksi, maklum ya kalo typo… [oops]

YES.. kita harus selalu bersyukur. Karena begitu banyak orang-orang dibawah kita yang nasibnya tak seberuntung kita. Salam kenal mas dari banjarmasin.. saya ketemu blog mas ketika lagi nyari di google tentang pangkalan bun.. salah satu kota yang banyak keluarga saya tinggal di sana..

Post a comment

Smilies

:smile: :mrgreen: :razz: :eek: :???: :wink: :cool: