Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin. Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan.

Alhamdulillah hari raya tahun ini kami bisa pulang kota ke Jakarta. Tahun-tahun sebelumnya kami sama sekali tidak bisa pulang. Sesaat setelah sholat Ied, langsung kembali bekerja. Memang bagi mereka yang bekerja di negara non muslim pasti akan merasakan hal ini. Apalagi jika tidak disertai dengan cuti tidak akan bisa menikmati lebaran. Lebaran akan jadi sama seperti hari-hari biasanya. Tidak ada ketupat, opor dan keceriaan lebaran.
Sudah dua tahun ini saya berlebaran di luar negeri, pertama di Brazil (September 2008) dan kedua di Mexico (September 2009). Keduanya punya pengalaman tersendiri. Di Brazil, umat muslimnya sedikit sekali. Kebetulan tempat kerja saya di sebuah kota di Brazil bernama Salvador – Bahia. Agama Islam disana dibawa oleh keturunan Afrika yang sudah turun temurun tinggal disana. Islam dibawa ke Brazil pada masa perbudakan oleh bangsa Portugis. Sebagian budak Afrika sudah menganut agama Islam pada waktu itu. Setelah masa perbudakan selesai, tinggalah mereka dan menjadi warga Brazil.

Khotbah sholat Ied di Salvador – Bahia, Brazil [Sept 2008]

Berfoto bersama beberapa Jama’ah sholat Ied di Brazil [Sept 2008]

Berfoto bersama sang Sheikh. [Sept 2008]
Sang Sheikh adalah pemimpin umat Islam disini dan juga imam sholat Ied dan imam setiap sholat lima waktu dan shalat-shalat lainnya. Juga yang setiap hari termasuk akhir pekan selalu mengajar para muslimin yang mau menuntut ilmu agama. Pengetahuan agama jamaah sangat minim sekali tentang agama, alhamdulillah sheikh ini tetap berdakwah meski sendirian tanpa keluarga. Walaupun rumah yang dijadikan tempat semua aktifitas dakwahnya sangat sederhana, tetapi beliau tetap semangat mengajarkan Islam. Benar-benar mujahid. Salut dengan sheikh ini. Semoga Allah memberikan balasan surga untuknya.
Sewaktu di Mexico, jumlah umat muslim disana lumayan banyak. Umumnya datang dari berbagai negara selain dari Indonesia, misalnya negara-negara timur tengah, Pakistan, India, dll. Jadi alhamdulillah masih terasa suasana lebarannya. Apalagi di KBRI menyediakan menu-menu lebaran, jadi sangat berkesan.

Khotbah sholat Ied di Mexico [Sept 2009]

Jama’ah sholat Ied di Mexico [Sept 2009]

Jama’ah sholat Ied di Mexico [Sept 2009]
Yaa… setiap orang memiliki cerita masing-masing tentang pengalaman berhari raya. Senang sekali hari raya kali ini kami bisa pulang dan berkumpul bersama keluarga. Sudah lama tidak merasakan rendang dan ketupat ketan buatan ibu saat lebaran. Alhamdulillah, terima kasih yaa Allah…
Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Amiinnn…




