Blog ini sudah jarang di update ya…
Untuk ke depan, mungkin lebih baik jika ditambah seri jalan-jalan. Jadi kalau ada waktu dan kesempatan, wara-wiri selama ini dan wara-wiri sebelum-sebelumnya akan saya update juga di blog ini. Supaya terekam dengan baik perjalanan-perjalanan saya selama ini.
Sebenarnya ide ini sudah lama ingin diwujudkan, sejak saya pergi overseas pertama kali ke Brazil tahun 2008 lalu, namun ternyata belum kesampaian juga meski sudah hampir 3 tahun berlalu. Jadi supaya waktu tidak berlalu begitu saya, nanti akan saya update tentang perjalanan-perjalanan saya melalui blog ini.
Cerita wara-wiri kali ini tentang perjalanan saya kemarin (31 Desember 2011), hari terakhir di tahun 2011 ke sebuah tempat paling terkenal disini. Situs arkeologi tertua di Meksiko (mungkin juga tertua di dunia, mungkin lhoo…
) Kemarin saya sempat jalan-jalan ke Piramid di Teotihuacan. Inilah situs arkeologi yang saya maksud.
Piramid di Teotihuacan adalah situs arkeologi paling terkenal di Mexico. Sebuah peninggalan peradaban kuno suku Aztec dan Maya. Sebuah peradaban terbesar dan termaju ketika itu. Dibangun kurang lebih 100 tahun sebelum Masehi dan terus berlanjut sampai 250 tahun setelah Masehi. Zaman ketika manusia masih menyembah Matahari, Bulan, Angin dan lain sebagainya. Untuk mempersembahkan sesembahan kepada yang disembahnya, maka dibuatlah Piramida Matahari ketika itu untuk persembahan dan kemudian 200 – 450 tahun setelah Masehi dibuatlah Piramida Bulan.
Didepan Piramida Matahari dan Piramida Bulan ada “The avenue of the Death” atau “Jalan kematian”. Saya kurang tahu kenapa disebut “Jalan Kematian”. Ada yang bilang karena sepanjang jalan ini terdapat kuburan-kuburan raja-raja terdahulu. Ada juga yang menyebut karena jalan ini adalah jalan yang ditempuh oleh “korban” yang akan dipersembahkan kepada dewa-dewa. Korban-nya bisa berupa manusia atau hewan yang dipenggal diatas Piramida oleh pemimpin religius pada zaman itu. Saya pernah menonton film yang isinya sangat mirip dengan cerita tersebut. Di film tersebut, korbannya berjalan menyusuri “The avenue of the Death” terus sampai ke atas Piramid dan setelah sampai atas, korbannya dipenggal pada saat gerhana Matahari. Saya lupa judul film-nya apa, tetapi masih mengingat penggalan ceritanya. Benar atau tidak ceritanya saya tidak tahu persis. Zaman jahiliyah tersebut memang menyeramkan untuk dibayangkan. Ini adalah zaman sebelum bangsa Spanyol sampai ke benua America atau biasa disebut Pre-Hispanic era. Tentu cerita menjadi lain lagi ketika bangsa Spanyol tiba di negeri ini.
Teotihuacan terletak 40 kilometer timur laut Mexico City. Waktu perjalanan sekitar 50 menit dari Mexico City dengan menggunakan mobil. Sedikit tips jika pergi ke tempat ini, persiapkan sun-block untuk mengurangi kulit terbakar sinar matahari, payung jika membutuhkan, dan jangan lupa persiapkan juga air minum. Jika akan naik ke atas piramida, persiapkan fisik yang cukup dan air minum yang cukup. Harga tiket masuk sebesar 51 Mexican Pesos (MXN) per-orang dan harga tarif parkir 42 MXN per-mobil.
Daftar harga tiket masuk:

Daftar harga tiket masuk Teotihuacan.
Bukti tiket masuk:

Bukti tiket masuk Teotihuacan.
Piramida matahari:

Piramida Matahari Teotihuacan.
Berfoto bersama istri:

Didepan Piramida Matahari Teotihuacan.
Piramida Bulan:

Piramida Bulan.
Avenue of the death:

Avenue of the death.
Peta Teotihuacan:

Peta Teotihuacan.
Demikian perjalanan wara-wiri kali ini. Semoga punya kesempatan jalan-jalan lagi di lain waktu.
Catatan: Sebagian gambar diambil dari Wikipedia.





Mungkin avenue of the deathnya kayak buat yg di apocalypto hehehehe…keren bal!! Waaah jadi pengen ke situ!
Oo iya Rin…. Nama filmnya Apocalypse kl gak salah… Masih inget aja yaa filmnya…
Iya mirip banget adegan itu sm Piramid disini…
Ayo Rin, kesini kapan-kapan…
Jauh banget di Mexico oom
Hehehe… Iya nih om… Lg dapet kerja disini…