Di berbagai kantor/perusahaan, sudah menjadi kebijakan perusahaan untuk memblokir akses internet pada alamat-alamat website yang tidak sesuai dengan kebijakan kantor. Ini memang sudah lazim dan tentunya sangat bermanfaat untuk kantor agar dapat melindungi para pekerja dari website-website jahat dan sekaligus meningkatkan produktifitas karyawan.
Namun, terkadang bebarapa website-website bagus yang berguna untuk kita ikut masuk dalan list yang terblokir oleh kantor. Untuk mengakali ini saya biasa menggunakan TOR proxy. Cara ini sudah sangat ampuh untuk bisa masuk ke website-website yang diblokir tersebut. TOR adalah anonymous proxy yang akan mengenkrip data-data browsing anda ke TOR server dengan tunneling terenkripsi diantara PC/laptop anda dengan TOR exit server. Jadi data sepanjang PC/laptop sampai dengan TOR exit server akan aman karena terenkripsi. Setelah keluar dari TOR exit server ke website tujuan anda, data sudah tidak terenkripsi lagi kecuali koneksi anda menggunakan HTTPS.
→ Continue



Pertama kali saya menggunakan laptop pada tahun 2003. Saat itu laptop disediakan oleh kantor. Tuntutan pekerjaan mengharuskan saya bekerja ke tempat-tempat terpencil di Kalimantan. Pernah suatu ketika saya harus pergi ke pedalaman antara Kalimantan Timur/Tengah, perjalanan darat melalui hutan dan desa-desa terpencil sekitar 10 jam dan disambung dengan perjalanan menyusuri hulu sungai Mahakam dengan speed boat sekitar 5 jam. Hulu sungai Mahakam adalah pegunungan ditengah-tengah pulau Kalimantan. Daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh gunung dan hutan. Cara terbaik untuk mencapai daerah ini adalah dengan menggunakan speed boat atau perahu. Jika menggunakan mobil mungkin seminggu baru sampai, itupun harus dengan mobil sekelas off road. Jika lagi apes, bisa saja mobil terjebak dalam kubangan lumpur dan tidak bisa keluar dari lumpur. Saat itu perjalanan darat yang 10 jam menemui banyak jalan berlubang dan kebetulan cuaca juga sedang sangat tidak bersahabat (hujan lebat). Setelah perjalanan darat yang panjang kemudian diikuti dengan perjalanan sungai selama 5 jam yang disertai dengan ombak sungai yang tinggi dan angin kencang dengan speed boat. Speed boat ikut oleng terombang-ambing oleh ombak, angin kencang dan hujan deras. Alhamdulillah setelah perjalanan panjang yang melelahkan, basah kuyup dan kedinginan, akhirnya sampai di tempat tujuan sudah jam 11 malam. Pengalaman yang luar biasa…
Seperti di film-film aja…

